Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Indeks DXY turun, Prediksi Kurs Dollar Rupiah di Kisaran 14675/14825

Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Kamis 15 November 2018 , dibuka pada level 14720/14750 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 14675-14825

Dari Pasar FX Global, USD masih melanjutkan pelemahannya terhadap major currencies lainnya pada Rabu lalu, menyusul data inflasi yang cukup rendah dimana US Core CPI MoM dirilis sesuai ekspektasi mengalami kenaikan 0.2%, namun secara YoY kenaikan hanya sebesar 2.1%, lebih rendah daripada ekspektasi kenaikan sebesar 2.2%, serta penguatan GBP pasca Perdana Menteri UK, Theresa May, yang berhasil mengamankan dukungan dari kabinetnya terkait rancangan kesepakatan Brexit. DXY turun 0.41% ke level 96.75, GBPUSD naik 0.18% ke level 1.3005.

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin diperdagangkan dalam rentang 14735-14800, JISDOR berada pada level 14755. Dari pasar surat berharga, harga SUN benchmark ditutup menguat 5 – 75 bps. Tiga dari 30 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memprediksi bahwa dalam RDG BI yang akan berlangsung hari ini…

Prediksi Dollar Rupiah Hari Ini Bergerak di Kisaran 14825/14925

Info kurs valas USD/IDR pagi ini Selasa 13 November 2018, dibuka pada level 14830/14880  dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 14800-14950.

Dari Pasar FX Global kemarin,USD kembali diperdagangkan menguat terhadap major currencies lainnya, hingga menyentuh level tertinggi dalam 17 bulan pada Senin lalu. Penguatan USD didorong oleh pelemahan GBP pasca juru bicara PM UK yang menyangkal laporan yang menyebutkan bahwa elemen kunci dalam perundingan Brexit dapat disampaikan ke UK paling cepat Selasa ini. Hal ini menurunkan optimisme investor terkait perkembangan Brexit. USD index naik 0.67% ke level 97.38, sementara GBP terhadap turun 0.96% ke level 1.2847.

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin dibuka pada level 14730/14750 diperdagangkan dalam rentang 14710-14810 dan ditutup pada level 14810/14820. JISDOR berada pada level 14747.

Penutupan saham dan harga komoditas 12 November 2018:
IHSG -1.65%
Dow Jones -2.32%
Nikkei +0.09%
Straits Times -0.32%
Gold $ 1202
Oil $ 59.09

Ind…

Penguatan Rupiah masih akan berlanjut, Trade War AS vs China mereda

Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Kamis 8 November 2018 , dibuka pada level 14585/14615 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 14550-14750

baca juga: Kurs Rupiah menguat imbas data inflasi terkendali

Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan melemah terhadap major currencies lainnya seiring dengan beralihnya fokus investor dari hasil pemilu tengah semester US ke kebijakan moneter The Fed dimana The Fed telah memulai pertemuan yang akan berlangsung selama dua hari. Federal Open Market Committee (FOMC) diekspektasikan akan tetap mempertahankan suku bunganya di level 2.00%-2.25% pada pertemuan saat ini, namun pelaku pasar akan memperhatikan laporan kebijakan moneter the Fed sebagai informasi lebih lanjut terkait rencana kenaikan suku bunga pada Desember mendatang. Sebelumnya, USD juga telah diperdagangkan melemah terhadap major currencies lainnya setelah Partai Demokrat meraih kontrol di US House Representatives dan Partai Republik tetap bertugas di US Senate.

Dari Pas…

Woww Kurs Rupiah menguat tajam terhadap US Dollar, balik lagi ke level 14900

Kurs Dollar Rupiah hari ini terdepresiasi cukup dalam, diperdagangkan dalam rentang 14950/15125, cukup lebar memang, hal ini cukup menggembirakan, level support kurs Rupiah bisa menyentuh 14950, semoga penguatan kurs Rupiah terus berlanjut

India, Filipina dan Indonesia paling agresif merespon kenaikan suku bunga The Fed

Kenaikan suku bunga The Fed dimonitor secara ketat oleh beberapa negara di Asia, untuk meminimalisir dampak negatif terhadap ekonomi negara tersebut, terdapat tiga bank sentral di kawasan Asia yang paling aktif dengan menerapkan siklus pengetatan moneter ekonomi, dengan menerapkan kenaikan suku bunga acuan secara bertahap merespon dari kebijakan suku bunga acuan The Fed

Nampaknya The Federal Reserve ada rencana menaikkan suku bunga lagi, mungkin pada bulan Desember akan dinaikkan lagi, dan yang paling dikhawatirkan, akhir-akhir ini tensi dalam perang perdagangan China dengan Amerika Serikat semakin meningkat, agresifitas respon dari bank sentral di India, Indonesia dan Filipina cukup terlihat nyata, dengan langsung merespon menaikkan suku bungan acuan juga hanya hitungan hari mengikuti kenaikan suku bunga The Fed

baca juga: Optimisme zona eropa membuat kurs EUR menguat

Upaya keras dari bank sentral di Indonesia, India dan Filipina terus dilakukan, sudah berjalan selama berbulan-bulan…

Kurs Rupiah menguat imbas data inflasi terkendali dan cadangan devisa diperkirakan naik

Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Jumat  02  November 2018, dibuka pada level  15050 - 15115 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 15050 - 15200

Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan melemah terhadap mata uang utama lainnya terkait berita positif mengenai kemungkinan deal antara Uni Eropa dan Inggris. Sektretaris Brexit Inggris, Dominic Raab, menyatakan bahwa dia memperkirakan akan menyetujui kesepakatan Brexit pada akhir November ini, dimana perusahan-perusahaan keuangan UK diperkirakan masih dapat mengakses pasar Uni Eropa. Selain itu, BoE juga menyatakan akan menaikkan suku bunga lebih cepat jika deal Brexit dapat terrealisasi dalam waktu dekat. GBP/USD diperdagangkan menguat ke level 1.3013.  Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR dibuka pada level 15,195/15,205, diperdagangkan dalam rentang 15,125-15,203, dan ditutup pada level 15,125/15,130. JISDOR berada pada level 15,195. Rupiah diperdagangkan menguat pada akhir sesi terhadap USD terkait rilis data inflasi y…

Prediksi Kurs Dollar Rupiah Pada Kisaran 15050 / 15150

Prediksi Kurs Dollar Rupiah diperdagangkan dalam rentang 15,050 / 15,150, Rupiah diperdagangkan menguat pada akhir sesi terhadap USD terkait rilis data inflasi yang relatif terkendali di sekitar level 3% (rilis data BPS inflasi YoY Indonesia 3.16%), dimana target inflasi pada 2018 sebesar 3.5%. Selain itu, Bank Indonesia memperkirakan bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober akan lebih tinggi

Bank of Japan pertahankan suku bunga jangka pendek di -0.10%, Deflasi tak kunjung reda

Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga jangka pendek pada level -0.10%. Deflasi yang tak kunjung reda memaksa Bank of Japan memangkas proyeksi inflasi inti untuk tahun fiskal ini menjadi 0.90% dari sebelumnya sebesar 1.10%. Untuk tahun fiskal 2019 dan 2020, proyeksi inflasi juga diturunkan menjadi 1.40% dan 1.50%.

Dikarenakan inflasi tetap dibawah target 2.00%, BoJ akan mempertahankan stimulus untuk masa yang akan datang.

RUU APBN 2019: Pendapatan Negara IDR 2,165.10 T, Anggaran Belanja IDR 2,461.10 T

Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Kamis 1 November 2018 , dibuka pada level 15175/15200 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 15170-15270

Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan menguat mendekati level tertingginya dalam 16 bulan terakhir terhadap major currencies lainnya pada Rabu kemarin, seiring dengan data pasar tenaga kerja sektor privat yang masih kuat, yakni US Private Payrolls yang tumbuh 227k, lebih tinggi daripada ekspektasi ekonom yang memperkirakan kenaikan 189k. DXY naik 0.11% ke level 96.90. Hal ini cukup mengejutkan para ekonom yang memperkirakan kenaikan pekerjaan sektor private akan terhambat akibat efek dari badai Florence.

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin diperdagangkan dalam rentang 15200-15233, JISDOR berada pada level 15227. Kemarin, DPR akhirnya menyetujui RUU APBN 2019 dengan rincian pendapatan negara sebesar IDR 2,165.10 Triliun dan anggaran belanja IDR 2,461.10 Triliun sehingga defisit anggaran sebesar IDR 296 Triliun atau 1.84%…