Skip to main content

Ekonomi Singapore Tumbuh Moderat 2,6% Pada Q1 2015, Sektor Keuangan Tumbuh Pesat 7,9%



Pagi yang cerah kawan, ada update data ekonomi terbaru dari Singapore, Ekonomi Singapura tumbuh moderat 2,6 persen dalam tiga bulan pertama 2015 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, lebih cepat dari 2,1 persen ekspansi terlihat daripada kuartal sebelumnya, sesuai laporan dari Departemen Perdagangan dan Industri Singapore

Kenaikan ini adalah lebih dari 2,1 persen dari estimasi, dibandingkan data yang dirilis pada bulan April, dan lebih tinggi dari 2,2 persen dari ekspektasi para pelaku pasar dan investor


Ada titik pemberat dari pertumbuhan ini yaiut Sektor manufaktur menjadi titik pemberat, sektor manufaktur terkontraksi 2,7 persen pada Januari-Maret dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebagian besar karena penurunan sektor elektronik, transportasi dan biomedical

Sebaliknya, sektor keuangan dan asuransi mencatat pertumbuhan tercepat, naik sekitar 7,9 persen pada kuartal pertama, periode sebelumnya 10,3 persen tingkat pertumbuhan di tiga bulan sebelumnya.


Sektor lain seperti jasa perdagangan dan bisnis wholesale retail juga mencatatkan pertumbuhan.
Departemen Perdagangan dan Industri Singapore mengatakan hal ini diupayakan untuk mempertahankan proyeksi pertumbuhan PDB tahun 2015 di kisaran 2,0-4,0 persen.

Era krisis global seperti sekarang ini Prospek ekonomi banyak berubah sejak awal tahun, dengan pertumbuhan global diperkirakan sedikit meningkat dibandingkan dengan tahun 2014, Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di Amerika Serikat dan ASEAN diharapkan dapat mengangkat industri perdagangan luar negeri yang melibatkan Singapura seperti perdagangan wholesale retail, jasa keuangan dan asuransi. 

source foto : id wikipedia org

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...