Thursday, July 21, 2016

Menjelang pengumuman BI Rate, Rupiah diperkirakan menguat

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah, diperkirakan Rupiah masih menguat menjelang pengumuman BI Rate terbaru, pasar berekspektasi berubah menjadi 6.25 %, Pada sesi perdagangan Eropa, GBP/ USD diperdagangkan  menguat  0,53% ke level 1,3182 setelah Kantor Statistik Nasional UK merilis data Unemployment Rate yang lebih baik dari periode sebelumnya yaitu 4,9% vs 5,0%.

Pada sesi perdagangan Amerika, USD Dollar Index masih diperdagangkan steady terhadap major currencies di level 97,11. Investor masih cenderung berhati- hati setelah IMF pada Selasa lalu merevisi proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2016 menjadi 3,1% dari sebelumnya di 3,2%. IMF sendiri juga merevisi proyeksi growth US 2016 dari 2,4% menjadi 2,2%.
WTI crude oil diperdagangkan menguat ke level $45,70 naik 0,25 poin atau 0,55%.

Rilis Data untuk hari ini (survey/prior):
- Indonesia Interest Rate Decision (6,25%/6,50%)
- UK Retail Sales (-0,6%/0,9%)
- EU Deposit Facility Rate (-0,4%/-0,4%)
- EU Interest Rate Decision (0,0%/0,0%)
- US Initial Jobless Claims (265K/254K)
- US Philadelphia Fed Manufacturing Index (5,0/4,7)
- US Existing Home Sales (-0,5%/1,8%)

Dari pasar domestic USD/IDR ditutup  pada level Rp 13.113, naik 24 pips dari penutupan sebelumnya. IHSG ditutup menguat di 5.242,82 naik 69,99 poin (+1,35%).

Dari pasar SUN, aksi profit taking mewarnai sesi perdagangan kemarin, harga SUN melemah 20-50 bps dibandingkan dengan harga penutupan pada hari sebelumnya. Yield SUN10yr diperdagangkan pada level 6,95 – 7,01.

Pasar memprediksi pemotongan BI Rate sebesar 25 bps dari 6,50% menjadi 6,25% pada RDG yang akan diselenggarakan hari ini. Sebelumnya Bank Indonesia telah melakukan pemotongan BI Rate sebanyak 4 kali, dari 7,50% di awal tahun menjadi 6,50%. Rendahnya inflasi dan meredanya tekanan terhadap nilai tukar memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk melakukan pemangkasan lebih lanjut guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini.

Dari bursa saham regional, diantaranya indeks Nikkei turun 41,42 poin (-0,25%) menjadi 16.681,89 , indeks Hang Seng naik 209,28 poin (+0,97%) menjadi 21.882,48 dan indeks Straits Times naik 26,20 poin (+0,90%) menjadi 2.945,74.

Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (10) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (33) Belajar Trading Forex (80) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (19) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (11) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (38) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (14) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (4) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (18) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (11) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (15) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (133) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (279) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (20) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (12) Kurs Pound Sterling (12) Likuiditas Keuangan Negara (52) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (174) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (16) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (26) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (69) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (19) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (56) Suku Bunga USD The Fed (77) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (19) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (7) Yield Obligasi (17)