Skip to main content

Menjelang pengumuman BI Rate, Rupiah diperkirakan menguat

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah, diperkirakan Rupiah masih menguat menjelang pengumuman BI Rate terbaru, pasar berekspektasi berubah menjadi 6.25 %, Pada sesi perdagangan Eropa, GBP/ USD diperdagangkan  menguat  0,53% ke level 1,3182 setelah Kantor Statistik Nasional UK merilis data Unemployment Rate yang lebih baik dari periode sebelumnya yaitu 4,9% vs 5,0%.

Pada sesi perdagangan Amerika, USD Dollar Index masih diperdagangkan steady terhadap major currencies di level 97,11. Investor masih cenderung berhati- hati setelah IMF pada Selasa lalu merevisi proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2016 menjadi 3,1% dari sebelumnya di 3,2%. IMF sendiri juga merevisi proyeksi growth US 2016 dari 2,4% menjadi 2,2%.
WTI crude oil diperdagangkan menguat ke level $45,70 naik 0,25 poin atau 0,55%.

Rilis Data untuk hari ini (survey/prior):
- Indonesia Interest Rate Decision (6,25%/6,50%)
- UK Retail Sales (-0,6%/0,9%)
- EU Deposit Facility Rate (-0,4%/-0,4%)
- EU Interest Rate Decision (0,0%/0,0%)
- US Initial Jobless Claims (265K/254K)
- US Philadelphia Fed Manufacturing Index (5,0/4,7)
- US Existing Home Sales (-0,5%/1,8%)

Dari pasar domestic USD/IDR ditutup  pada level Rp 13.113, naik 24 pips dari penutupan sebelumnya. IHSG ditutup menguat di 5.242,82 naik 69,99 poin (+1,35%).

Dari pasar SUN, aksi profit taking mewarnai sesi perdagangan kemarin, harga SUN melemah 20-50 bps dibandingkan dengan harga penutupan pada hari sebelumnya. Yield SUN10yr diperdagangkan pada level 6,95 – 7,01.

Pasar memprediksi pemotongan BI Rate sebesar 25 bps dari 6,50% menjadi 6,25% pada RDG yang akan diselenggarakan hari ini. Sebelumnya Bank Indonesia telah melakukan pemotongan BI Rate sebanyak 4 kali, dari 7,50% di awal tahun menjadi 6,50%. Rendahnya inflasi dan meredanya tekanan terhadap nilai tukar memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk melakukan pemangkasan lebih lanjut guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini.

Dari bursa saham regional, diantaranya indeks Nikkei turun 41,42 poin (-0,25%) menjadi 16.681,89 , indeks Hang Seng naik 209,28 poin (+0,97%) menjadi 21.882,48 dan indeks Straits Times naik 26,20 poin (+0,90%) menjadi 2.945,74.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...