Skip to main content

Rupiah menguat terhadap US dollar karena capital inflow masih cukup tinggi

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah dibuka di level 13310/13325, Dari pasar FX global pada sesi perdagangan kemarin, NZD diperdagangkan melemah pada sesi Asia setelah Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan suku bunga acuan stabil di 1.75% sesuai dengan ekspektasi serta mengatakan bahwa pelonggaran kebijakan masih akan dilanjutkan. GBP diperdagangkan menguat setelah data UK Retail Sales dirilis lebih baik dari ekspektasi (1.4% vs 0.4%). GBPUSD naik 0.41% ke level 1.2527. EUR/USD turun 0.11% ke level 1.0784. Dari Amerika, data perekonomian AS dirilis bervariasi dengan data US New Home Sales dirilis lebih baik dari ekspektasi (592K vs 565K) sedangkan data US Initial Jobless Claims dirilis lebih buruk dari ekspektasi (258K vs 240K). Pelaku pasar berforkus pada voting Parlemen AS mengenai healthcare plan Trump yang dipersepsikan pasar sebagai indikator terkait kemampuan Presiden Donald Trump memenuhi janjinya selama kampanye dan menjalankan kebijakannya termasuk pemotongan pajak dan peningkatan pengeluaran infrastruktur.


Data rilis untuk hari ini (consensus/prior):
• EZ German PMI Manufacturing (56.5 vs 56.8)
• EZ Eurozone PMI Manufacturing (55.3 vs 55.4)
• US Durable Goods Orders MoM (1.2% vs 2.0%)
• US Manufacturing PMI (54.8 vs 54.2)


Dari pasar domestik,spot USD/IDR dibuka pada level 13,330/13,335, diperdagangkan dalam range 13,320-13,335, dan ditutup pada level 13,324.5. IDR menguat tipis dibandingkan penutupan hari sebelumnya di 13,329. JISDOR berada pada level 13,332. Penguatan IDR dipengaruhi oleh fundamental perekonomian yang semakin membaik sehingga meningkatkan kepercayaan investor asing menempatkan dananya di dalam negeri. Perekonomian yang membaik telah mendorong aliran dana investor asing ke dalam negeri, terutama ke pasar surat hutang. Dari pasar saham, IHSG ditutup menguat sebesar 29.66 poin (+0.53%) ke level 5,563.75 dengan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 4.82 poin (+0.52%) ke level 926.39. Penguatan IHSG masih didorong oleh besarnya aliran dana asing ke pasar saham domestik serta didukung oleh sentimen positif dalam negeri terkait peluang Indonesia mendapat kenaikan peringkat dari Standard & Poors (S&P). Investor asing mencatatkan foreign net buy sebesar IDR 429.14 Miliar. Sementara itu dari bursa regional, diantaranya indeks Hang Seng naik 7.29 poin (+0.03%) ke level 24,327.70, indeks Nikkei naik 43.93 poin (+0.23%) ke level 19,085.31, dan Straits Times menguat 6.74 poin (+0.28%) ke level 3,126.93.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...