Wednesday, February 7, 2018

Sentimen Risk Off Para Pelaku Pasar Membuat Rupiah Melemah Terhadap USD

Dari pasar FX global pada sesi perdagangan kemarin, terjadi rebound bursa saham AS pasca aksi sell off pada Senin (05/2) lalu. Dow Jones dan S&P 500 ditutup menguat masing-masing sebesar 2.33% dan 1.79%. USD Index naik 0.35% ke level 89.88. Sentimen risk off tampak mulai memudar dengan mulai berkurangnya demand terhadap safe haven.


Dari pasar domestik, kemarin spot USD/IDR diperdagangkan dalam range 13553-13610, dan ditutup di level 13555. IDR melemah 30 pips dibandingkan dengan level penutupan hari sebelumnya di level 13525. Pelemahan IDR dipengaruhi oleh penguatan USD terhadap mata uang dunia, seiring dengan sentimen risk off pelaku pasar ditengah anjloknya pasar saham Amerika Serikat pada perdagangan Senin (05/2). Indeks saham S&P 500 dan DJIA ditutup turun 4.10% dan 4.60%. Penurunan ini menjadi penurunan paling tajam sejak Agustus 2011 silam. Sentimen tersebut mendorong pelaku pasar untuk cenderung menjual aset di negara berkembang, yang tercermin pada pelemahan di pasar saham dan pasar surat berharga domestik. 

Penutupan saham 06 Februari 2018: 
IHSG -1.69%
Dow Jones +2.33%
Nikkei -4.73%
Straits Times -2.20%

Gold $ 1329
Oil $ 64.05

Indikasi kurs Valuta Asing, 7 Februari 2018, pukul 09:05 WIB:
USD/IDR: 13520/13535
EUR/IDR: 16745/16775
GBP/IDR: 18880/18915
JPY/IDR: 123.45/123.70
AUD/IDR: 10680/10700
SGD/IDR: 10260/10285
CNH/IDR: 2155/ 2175

FORWARD USD/IDR
1Week: 13526/13543
2Weeks: 13533/13550
1Month: 13545/13563
2Months: 13575/13594
3Months: 13606/13623


Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (13) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (16) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (36) Belajar Trading Forex (88) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (5) Cadangan Devisa Indonesia (14) Cash Transaction (9) Credit Default Swap (4) Cryptocurrency (8) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (15) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (145) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (306) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (137) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (47) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (178) Neraca Perdagangan Indonesia (2) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (60) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (95) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (21) Safe Haven Currency JPY (5) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (4) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (3) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (4) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (85) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (2) Transaksi Forex Swap (3) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (10) Yield Obligasi (20)