Skip to main content

Sentimen Risk Off Para Pelaku Pasar Membuat Rupiah Melemah Terhadap USD

Dari pasar FX global pada sesi perdagangan kemarin, terjadi rebound bursa saham AS pasca aksi sell off pada Senin (05/2) lalu. Dow Jones dan S&P 500 ditutup menguat masing-masing sebesar 2.33% dan 1.79%. USD Index naik 0.35% ke level 89.88. Sentimen risk off tampak mulai memudar dengan mulai berkurangnya demand terhadap safe haven.


Dari pasar domestik, kemarin spot USD/IDR diperdagangkan dalam range 13553-13610, dan ditutup di level 13555. IDR melemah 30 pips dibandingkan dengan level penutupan hari sebelumnya di level 13525. Pelemahan IDR dipengaruhi oleh penguatan USD terhadap mata uang dunia, seiring dengan sentimen risk off pelaku pasar ditengah anjloknya pasar saham Amerika Serikat pada perdagangan Senin (05/2). Indeks saham S&P 500 dan DJIA ditutup turun 4.10% dan 4.60%. Penurunan ini menjadi penurunan paling tajam sejak Agustus 2011 silam. Sentimen tersebut mendorong pelaku pasar untuk cenderung menjual aset di negara berkembang, yang tercermin pada pelemahan di pasar saham dan pasar surat berharga domestik. 

Penutupan saham 06 Februari 2018: 
IHSG -1.69%
Dow Jones +2.33%
Nikkei -4.73%
Straits Times -2.20%

Gold $ 1329
Oil $ 64.05

Indikasi kurs Valuta Asing, 7 Februari 2018, pukul 09:05 WIB:
USD/IDR: 13520/13535
EUR/IDR: 16745/16775
GBP/IDR: 18880/18915
JPY/IDR: 123.45/123.70
AUD/IDR: 10680/10700
SGD/IDR: 10260/10285
CNH/IDR: 2155/ 2175

FORWARD USD/IDR
1Week: 13526/13543
2Weeks: 13533/13550
1Month: 13545/13563
2Months: 13575/13594
3Months: 13606/13623


Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...