Skip to main content

BI menaikkan suku bunga 7days reverse repo rate sebesar 25bps

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah kurs EUR Rupiah, kurs AUD Rupiah, kurs GBP Rupiah, kurs SGD Rupiah, kurs CNH Rupiah, USD/IDR pagi ini Jumat, 18 Mei 2018, dibuka pada level  14060/14080 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 14000 -14100

Dari Pasar FX Global, USD masih diperdagangkan di sekitar level tertingginya terhadap mata uang lainnya pada akhir sesi perdagangan kemarin seiring dengan yield US Treasury yang terus meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir didorong oleh data ekonomi US yang menunjukan pertumbuhan dengan cukup konsisten. Yield US Treasury 10 tahun naik lebih dari 3.11%, level tertingginya sejak 2011. 

Sesuai ekspektasi, BI menaikkan suku bunga RR7days sbsr 25bps pd Rapat Dewan Gubernur BI kmrn. Setelah kenaikan suku bunga tsb diperkirakan tekanan pada pasar SBN akan berkurang dikarenakan kenaikan ini sesuai dgn appetite investor asing. Kenaikan ini jg sejalan dengan kenaikan Suku Bunga di mayoritas negara Emerging Market sbg antisipasi dr kenaikan Fed Fund Rate. Hal ini berpotensi memberikan sentimen positif bagi IDR.


Penutupan saham dan harga komoditas 17 Mei 2018: 
IHSG -0,44% 
Dow Jones -0,22%
Nikkei +0,53%
Straits Times +0,11%
Gold $ 1289
Oil $ 71,57

Indikasi kurs Valuta Asing, 18 Mei  2018, pukul 08.10 WIB:
USD/IDR: 14060/14080
EUR/IDR: 16585/16630
GBP/IDR: 18990/19040
JPY/IDR: 126,65/127.00
AUD/IDR: 10555/10580
SGD/IDR: 10475/10500
CNH/IDR: 2210/2225

Indikasi FORWARD USD/IDR
1Week: 14069/14101
2Weeks: 14075/14111
1Month: 14105/14138
2Months: 14150/14190
3Months: 14220/14255

Kurs tersebut merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu waktu 

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...