Skip to main content

Kritik Trump terhadap Jerome Powell tidak akan mempengaruhi kebijakan The Fed selanjutnya


Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Senin 29 Oktober  2018, dibuka pada level  15190 - 15235 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 15175-15275

Dilaporkan dari Pasar FX Global Jumat pekan lalu, USD diperdagangkan melemah mendekati level terendahnya pada sesi perdagangan kemarin, didorong oleh penurunan yield US Treasury pasca rilisnya data US GDP yang mengalami kenaikan sebesar 3.5% secara tahunan untuk periode Juli-September, lebih tinggi daripada estimasi ekonomi sebesar 3.3%, dimana analis memperkirakan pertumbuhan akan semakin susah pasca kebijakan pemotongan pajak berakhir. DXY turun 0.25% ke level 96.00, Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR Jumat lalu dibuka pada level 15192/15202, diperdagangkan dalam rentang 15200-15225, dan ditutup pada level 15215/15218. JISDOR berada pada level 15207.

baca juga: Pemerintah kerja keras untuk tarik US Dollar kembali ke Indonesia

Penutupan saham dan harga komoditas 26 Oktober  2018:
IHSG -0.73%
Dow Jones -0.50%
Nikkei +0.35%
Straits Times 0.00%
Gold $ 1232
Oil $ 67.91

Indikasi kurs Valuta Asing, 29 Oktober 2018, pukul 08.15 WIB:
USD/IDR: 15200/15235
EUR/IDR: 17300/17350
GBP/IDR: 19480/19540
JPY/IDR: 135.64/136.05
AUD/IDR: 10765/10795
SGD/IDR: 10995/11030
CNH/IDR: 2183/2195

Dilaporkan dari Amerika Serikat, Wakil Presiden The Fed, Richard Clarida menyatakan dukungan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut karena sudah sejalan dengan tujuan The Fed untuk mempertahankan ekonomi yang sehat dan kuat. Richard Clarida juga menilai bahwa kritik dari Presiden Donald Trump terhadap Jerome Powell tidak akan mempengaruhi kebijakan selanjutnya. Sementara itu ECB tetap mempertahankan suku bunga acuan pada level 0.00% dengan rencana penghentian program pembelian aset sebesar EUR 15 Miliar/bulan pada akhir tahun ini. Gejolak ekonomi di Eropa juga mulai mereda pasca Wakil Perdana Menteri Italia, Luigi Di Maio menyatakan bahwa negaranya tidak berencana untuk meninggalkan Uni Eropa dan mata uang Euro.

baca juga: Perang Dagang China vs Amerika Serikat

Dari pasar saham, IHSG BEI ditutup menguat sebesar 29,95 poin atau 0,52 persen menjadi 5.784,92. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,80 poin atau 0,87 persen menjadi 902,86. Bursa regional, di antaranya indeks nikkei melemah 84,13 poin (0,40 persen) ke 21.184,60, indeks Hang Seng melemah 276,83 poin (1,11 persen) ke 24.717,63, dan indeks Strait Times melemah 40,82 poin (1,35 persen) ke posisi 2.972,02.

Indikasi FORWARD USD/IDR
1Week: 15211/15247
2Weeks: 15223/15261
1Month: 15258/15295
2Months: 15318/15363
3Months: 15385/15430

Kurs tersebut merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu -waktu.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...