Skip to main content

RUU APBN 2019: Pendapatan Negara IDR 2,165.10 T, Anggaran Belanja IDR 2,461.10 T


Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Kamis 1 November 2018 , dibuka pada level 15175/15200 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 15170-15270

Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan menguat mendekati level tertingginya dalam 16 bulan terakhir terhadap major currencies lainnya pada Rabu kemarin, seiring dengan data pasar tenaga kerja sektor privat yang masih kuat, yakni US Private Payrolls yang tumbuh 227k, lebih tinggi daripada ekspektasi ekonom yang memperkirakan kenaikan 189k. DXY naik 0.11% ke level 96.90. Hal ini cukup mengejutkan para ekonom yang memperkirakan kenaikan pekerjaan sektor private akan terhambat akibat efek dari badai Florence.

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin diperdagangkan dalam rentang 15200-15233, JISDOR berada pada level 15227. Kemarin, DPR akhirnya menyetujui RUU APBN 2019 dengan rincian pendapatan negara sebesar IDR 2,165.10 Triliun dan anggaran belanja IDR 2,461.10 Triliun sehingga defisit anggaran sebesar IDR 296 Triliun atau 1.84% dari PDB. Defisit ini lebih rendah dibandingkan dengan target tahun 2018 sebesar 2.12% dari PDB atau terendah dalam lima tahun terakhir

Penutupan saham dan harga komoditas 31 Oktober 2018:
IHSG +0.73%
Dow Jones +0.97%
Nikkei +2.16%
Straits Times +1.76%
Gold $ 1214
Oil $ 65.03

Indikasi kurs Valuta Asing 1 November 2018, pukul 08:10 WIB:
USD/IDR: 15190/15210
EUR/IDR: 17193/17253
GBP/IDR: 19496/19546
JPY/IDR: 134.62/135.03
AUD/IDR: 10789/10821
SGD/IDR: 10956/11017
CNH/IDR: 2165/2195

Indikasi FORWARD USD/IDR
1Week: 15201/15232
2Weeks: 15214/15247
1Month: 15248/15280
2Months: 15312/15352
3Months: 15380/15420

Kurs tersebut merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu -waktu.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...