Wednesday, December 12, 2018

Kurs Pound Sterling dan Euro Melemah Imbas Krisis Brexit dan Prancis

Info kurs valas hari ini, Kurs Pound Sterling dan Euro semakin melemah tajam, hal ini Imbas Krisis Brexit yang terancam deadlock dan demo besar-besaran di Prancis yang menentang reformasi keuangan dengan pengetatan kebijakan moneter, cuaca mendung khas bulan desember semakin membuat gelap kondisi ekonomi Inggris dan Zona Eropa


Dari Pasar FX Global kemarin, Kurs USD kembali melanjutkan penguatan pada akhir sesi Amerika Selasa terkait pelemahan Poundsterling  karena kekhawatiran Brexit.  PM Inggris, Theresa May, melakukan pertemuan dengan pemimpin Uni Eropa untuk mencari dukungan mengenai perubahan perjanjian Brexit, setelah sebelumnya Theresa May menunda voting dengan parlemen yang seharusnya juga dijadwalkan pada Selasa. Meskipun demikain, Uni Eropa telah menutup kemungkinan renegosiasi UK-EU. Dolar indeks DXY ditutup menguat 0.26% ke level 97.47. USD diperdagangkan menguat ke level tertinggi sejak April 2017 terhadap GBP ke level 1.2528. AUD melemah ke level 0.7205 per USD. USD/JPY diperdagangkan menguat ke level 113.39. EUR/USD diperdagangkan melemah ke level 1.1326, terkait kekhawatiran investor akan protes yang terjadi di Prancis mengenai kesenjangan sosial dan reformasi ekonomi presiden Emmanuel Macron. Pelaku pasar juga akan melihat penilaian ekonomi oleh ECB terhadap Uni Eropa  pada Kamis nanti

Rilis Data untuk hari ini (Survey/Prior):
- JP Tertiary Inustry Index MoM (0.8%/-1.1%)
- EZ Industrial Production SA MoM (0.1%/-0.3%)
- US MBA Mortgage Applications (-/2.0%)
- US CPI MoM (0%/0.3%)
- US CPI Ex Food and Energy MoM (0.2%/0.2%)
- US CPI YoY (2.2%/2.5%)
- US Monthly Budget Statement (-$199b/-$100.5b)

Sedangkan Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR dibuka pada level 14,600/14,615, diperdagangkan dalam rentang 14,600-14,660, dan ditutup pada level 14,595/14,605. JISDOR berada pada level 14,613.

Sementara itu, Setelah mengalami penurunan selama sepekan, SUN benchmark tenor pendek kembali diperdagangkan menguat 35 – 75 bps dengan volume transaksi outright di pasar sekunder mencapai IDR 8.69 Triliun sedangkan yield obligasi US Treasury tenor 10 tahun diperdagangkan naik 3 bps ke level 2.88% pada penutupan sesi Asia pada hari Selasa (11/812).

Bagaimana dengan kondisi pasar saham, Pergerakan pasar saham juga mulai diperdagangkan menguat akibat meredanya tekanan di pasar negara berkembang dipicu oleh adanya berita bahwa Wakil Perdana Menteri China, Liu He dan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin telah melakukan komunikasi untuk membahas jadwal kesepakatan perdagangan.


Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (11) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (81) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (21) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (12) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (39) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (14) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (4) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (19) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (12) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (16) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (134) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (282) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (20) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (15) Kurs Pound Sterling (15) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (175) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (17) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (26) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (72) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (21) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (80) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (20) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (8) Yield Obligasi (18)