Thursday, December 13, 2018

Surat Utang Negara Dalam Valas Banyak Diminati Investor Asing

Proses pre-funding untuk pembiayaan anggaran tahun depan sudah berjalan cukup bagus, disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementrian Keuangan melaporkan hasil transaksi penjualan Surat Utang Negara dalam valuta asing yang diterbitkan pemerintah pekan lalu (04/12) dalam rangka pre-funding, yaitu akumulasi dari total USD 3 Miliar yang diterbitkan, porsi investor dari Amerika Serikat mencapai 55.6% untuk ROI24, 43.6% untuk ROI29, dan 44% untuk ROI49. Sementara lainnya merupakan investor yang berasal dari Eropa dan Asia. Berdasarkan jenis investor, global bond ini juga paling banyak diminati oleh manajer investasi, kemudian diikuti oleh sovereign wealth funds. Karena sifatnya yang fleksibel


Sementara itu, yield obligasi US Treasury tenor 10Yr cenderung stabil diperdagangkan pada level 2.87 – 2.89% meskipun adanya komentar dari Donald Trump yang mengkritik rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga pada FOMC pekan depan (19/12). Independensi The Fed dinilai masih cukup bagus oleh para pelaku pasar