Monday, March 25, 2019

Inflasi di Jepang Turun, Yield Japan Global Bond tenor 10 Tahun Mengalami Penurunan Tajam

Kurs valas posisi Spot USD/IDR dibuka pada level 14,135/14,140, diperdagangkan dalam rentang 14,140-14,175, dan ditutup pada level 14,160/14,170. JISDOR berada pada level 14,157. Harga SUN benchmark ditutup melemah 30 – 95 bps dengan benchmark 10Yr ditransaksikan pada level yield 7.79 - 7.52%. Sementara itu, yield Japan Global Bond tenor 10Yr jatuh ke level terendah sejak 2016 setelah rilis data CPI YOY Jepang dibawah ekspektasi (0.20% vs 0.30% survei). Penurunan tingkat inflasi di Jepang diakibatkan penurunan harga bahan bakar sebesar 1.30%. Jika data-data tidak menunjukkan adanya perbaikan, BOJ diperkirakan akan kembali menurunkan perkiraan inflasi pada bulan depan, jauh dibawah target bank sentral sebesar 2.00%.

Dari Pasar FX Global, kurs valas USD diperdagangkan sedikit menguat terhadap major currencies lainnya pada akhir sesi perdagangan pekan lalu. Hal ini didorong oleh melemahnya kurs valas EUR pasca kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Eropa yang dipicu oleh data manufaktur Jerman. Data GE Manufacturing PMI dirilis turun ke level 44.7 dari periode sebelumnya sebesar 47.6 (Ekspektasi 48.0). Selain itu, beberapa data ekonomi Uni Eropa juga dirilis mengecewakan, di antaranya EC Manufacturing PMI (47.6 vs ekspektasi 49.5) dan EC Composite PMI (51.3/52.0). kurs valas EURUSD turun 0.89% ke level 1.1289. Sementara itu, beberapa data rilis dari US yang dirilis mixed membuat penguatan kurs valas USD sedikit tertahan. Data US Existing Home Sales dirilis sebesar 5.51m, lebih tinggi daripada ekspektasi sebesar 5.10m. Data US Wholesale Inventories Mom dirilis naik 1.2%, lebih tinggi daripada ekspektasi sebesar 0.1%. Data PMI US dirilis lebih rendah, di antaranya Manufaktur 52.5 (ekspektasi 53.5) dan Services 54.8 (ekspektasi 55.5). DXY naik 0.17% ke level 96.15

Rilis Data untuk hari ini (Survey/Prior):
- GE IFO Business Climate (98.5/98.5)
- GE IFO Expectations (94.0/93.8)
- GE IFO Current Assessment (102.9/103.4)
- US Chicago Fed Nat Activity Index (-0.38/-0.43)
- US Dallas Fed Manf. Activity (9.0/13.1)

Uni Eropa setuju untuk menunda mundurnya Inggris dari Uni Eropa. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan di Brussels, Belgia pada Kamis lalu. Uni Eropa menolak proposal Brexit yang diajukan oleh Theresa May dan memilih untuk menetapkan persyaratan yang disusun oleh Uni Eropa. Dalam persyaratan tersebut, jika Dewan Rakyat Inggris meloloskan proposal Brexit, maka negara itu akan meninggalkan Uni Eropa pada 22 Mei 2019. Namun jika gagal meloloskan proposal Brexit, maka Inggris akan diberi penundaan Brexit tanpa syarat hingga 12 April untuk dapat mengajukan proposal baru.

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (2) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (11) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (84) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (4) Cadangan Devisa Indonesia (12) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (2) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (16) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (25) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (14) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (130) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (136) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (293) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (26) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (176) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (48) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (31) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (82) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (20) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (84) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (9) Yield Obligasi (19)