Thursday, March 31, 2016

Pernyataan Yellen bernada dovish terkait prospek kenaikan suku bunga The Fed, Rupiah menguat terhadap US dollar

Rendahnya kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed Rate memicu kenaikan indeks saham global dan kawasan pada perdagangan kemarinIndeks Dow Jones pada perdagangan kemarin (30/03) menguat 0,47% ke level 17.716,7 (+1,67% ytd) sedangkan S&P500 juga naik 0,44% ke level 2.064,0 (+0,98% ytd). Pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen yang bernada dovish atau berhati-hati terkait prospek kenaikan suku bunga acuannya. Pernyataan tersebut memberikan arahan bahwa kenaikan suku bunga tidak akan terlalu agresif. Sementara itu, pasar saham Eropa pada perdagangan kemarin juga mencatat kenaikan, dimana FT100 Inggris naik sebesar 1,59%, sedangkan Xetra DAX Jerman mengalami peningkatan 1,60% dan CAC Perancis berhasil menguat sebesar 1,78%. Di Asia sebagian besar indeks bursa-bursa saham ditutup juga mengalami penguatan. Strait Times Index, Shanghai dan SETI ditutup menguat, masing-masing sebanyak 1,90%, 2,77% dan 1,25%.

Dari dalam negeri, bursa saham dalam negeri pada perdagangan kemarin ditutup meningkat seiring penguatan bursa regional. IHSG mencatat kenaikan sebesar 0,74% menjadi 4.816,7 (+4,87% ytd). 

Saham-saham pendorong peningkatan IHSG kemarin antara lain Kalbe Farma (+9.3%), Telekomunikasi Indonesia (+1.4%) dan BRI (+1.6%). Transaksi di pasar saham tercatat sebesar IDR7,6 triliun dan rata-rata transaksi sepanjang tahun 2016 di pasar saham tercatat sebesar IDR5,7 triliun. Investor asing mencatatkan net buying senilai IDR5,4 miliar, dan secara akumulasi investor asing mencatat net buy tahun 2016 sebesar IDR3,7 triliun. Sementara itu, nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran 13.258 dan 13.378 per USD, dan ditutup terapresiasi 0,98% ke level IDR13.269 per USD, sedangkan imbal hasil SBN bertenor 10 tahun turun 11,5 bps ke posisi 7,74%.

Data DJPPR menunjukkan bahwa kepemilikan asing di SBN per tanggal 28 Maret 2016 mencapai IDR605,1, atau 38,7% dari total jumlah yang beredar. Sepanjang bulan Maret, arus modal asing masuk di Surat Berharga Negara mencapai IDR18,4 triliun, dan sepanjang tahun 2016 arus masuk modal asing di SBN sudah mencapai IDR46,6 triliun.Pada hari ini IHSG dan Rupiah diprediksi berada di kisaran 4.803-4.897 dan 13.232-13.30 terhadap USD.

 

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (9) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (15) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (87) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (4) Cadangan Devisa Indonesia (13) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (14) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (140) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (299) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (176) Neraca Perdagangan Indonesia (1) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (59) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (88) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (20) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (84) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (1) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (9) Yield Obligasi (19)