Thursday, April 7, 2016

Japan Rating and Investment Information Inc (R&I) memberikan penilaian kredit Investment Grade BBB- dengan outlook stabil

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah diperdagangkan 13155-13185, Pada sesi perdagangan Asia, AUD diperdagangkan menguat setelah harga minyak dunia kemarin dibuka menguat lebih dari 2,5%. Rilisnya data China Services PMI yang lebih baik dari periode yaitu 52,2 vs 51,2 turut membantu penguatan AUD.

Pada sesi perdagangan Eropa, mayoritas currency diperdagangkan ranging seiring aksi wait and see dari pelaku pasar menantikan rilisnya FOMC Minutes of Meeting dari Policy Meeting The Fed di bulan Maret lalu.

Pada sesi perdagangan Amerika, USD diperdagangkan melemah terhadap major currencies. Dollar index sempat turun hampir 70 bps ke level 94,25 walaupun kemudian naik kembali ke 94,50 menjelang penutupan pasar Amerika. Para pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang rilisnya FOMC Minutes setelah penutupan pasar.

Crude Oil diperdagangkan sedikit menguat ke level 37,78 , naik 84 bps (2,27%), Harga minyak menguat di awal pekan ini setelah menyentuh level terendah bulanan pada penutupan pekan lalu. Kenaikan ini didorong oleh pernyataan Kuwait yang memberikan indikasi bahwa persetujuan pembatasan terhadap level produksi minyak tetap bisa dicapai pada pertemuan OPEC 17 April mendatang, meskipun tanpa persetujuan Iran.

Rilis Data untuk hari ini (survey/prior):
- Canada Building Permits (4,8%/-9,8%)
- US Initial Jobless Claim (270K/276K)

Dari pasar domestic USD/IDR ditutup  pada level Rp 13.225 atau naik 5 bps (0,37%)  dari penutupan sebelumnya. IHSG ditutup menguat di 4.868,23 naik 10,15 poin (0,21%).

Dari pasar SUN, minat asing terhadap surat berharga dalam negeri tercatat mengalami kenaikan, pada 2 hari pertama kuartal 2 - 2016 (1 dan 4 April), terdapat net buy asing sebesar IDR 4,14 Triliun.

Japan Rating and Investment Information Inc (R&I) memberikan penilaian kredit Investment Grade BBB- dengan outlook stabil. Kestabilan ekonomi Indonesia di tengah volatilitas dan tekanan di pasar finansial secara global menjadi faktor utama pemberian penilaian rating tersebut.

Dari bursa saham regional, diantaranya indeks Nikkei turun 17,46 poin (-0,11%) menjadi 15.715,36 , indeks Hang Seng  naik 29,67 poin (+0,15%) menjadi 20.206,67 dan indeks Straits Times naik 10,33 (+0,37%) menjadi 2.811,25.

Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (10) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (33) Belajar Trading Forex (80) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (19) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (11) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (38) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (14) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (4) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (18) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (11) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (15) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (133) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (279) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (20) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (12) Kurs Pound Sterling (12) Likuiditas Keuangan Negara (52) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (174) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (16) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (26) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (69) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (19) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (56) Suku Bunga USD The Fed (77) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (19) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (7) Yield Obligasi (17)