Tuesday, March 17, 2020

Apa itu Quantitative Easing ? Ini Maksud Quantitative Easing Yang Dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat

Mengikuti keputusan mendadak The Fed yang memotong suku bunga acuan menjadi 0.00% - 0.25%, Bagaimana teknis kelonggaran moneter yang dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed melakukan Quantitative Easing atau kelonggaran monter dengan melakukan pembelian surat berharga mencapai USD 700 miliar dan memberikan bank untuk melakukan pinjaman ke The Fed secara diskon selama 90 hari ke depan serta menurunkan giro wajib minimumnya menjadi 0%. Statement dovish dari Bank Sentral Amerika Serikat Jerome Powell menyatakan bahwa risiko virus tersebut akan mengganggu pertumbuhan bisnis dan ekonomi AS terutama pada kuartal-II mendatang. 

Jerome Powell juga menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui akan berapa lama keadaan ini berlangsung, Powell juga serta menekankan bahwa kebijakan fiskal harus dibutuhkan karena bisa memberikan efek langsung ke ekonomi. Kebijakan The Fed tersebut disusul oleh mayoritas bank sentral Asia, yaitu Bank Sentral New Zealand memotong 75bps, Bank Sentral Korea memotong 50bps, Bank Sentral Tiongkok injeksi USD 14.3 miliar, dan minggu ini diprediksi akan terjadi kebijakan moneter tambahan oleh bank sentral lainnya. Penurunan agresif The Fed justru membawa sentimen negatif karena ancaman resesi ekonomi global sudah mulai terjadi. 

Sementara itu kurs US Dollar Rupiah hari ini dibuka di level 15000/15200, prediksi kurs Dollar Rupiah hari ini diperdagangkan di level 15000 / 15250

Indikasi kurs valas hari saat ini: 

USD/IDR 15000 15170  
SGD/IDR 10543 10681  
EUR/IDR 16742 16953  
AUD/IDR 9149 9272  
JPY/IDR 140.81 142.70  
       
CNY/IDR 1242 2166  
MYR/IDR 3022 3536 
MYR/IDR 3322 3536 
SAR/IDR 3946 4245 
SAR/IDR 3896 4155
SAR/IDR 3846 4062 
GBP/IDR 18312 18596
NZD/IDR 9019 9188  
CHF/IDR 15753 15999  
CAD/IDR 10674 10859  
HKD/IDR 1911 1963

No comments:

Post a Comment