Skip to main content

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun 2016 masih kuat, US Dollar diperdagangkan menguat

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah, EUR Rupiah, JPY Rupiah, GBP Rupiah, SGD Rupiah, AUD Rupiah, CNH Rupiah,

USD/IDR pagi ini Senin, 24 Oktober 2016 dibuka pada level 13025/13045 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada range 13000-13100

Pada perdagangan FX global hari Jumat pekan lalu, pernyataan Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi menjadi sentimen utama yang dibobot pasar, mendorong USD menguat terhadap _major currencies_. Draghi memberikan indikasi mengenai opsi perpanjangan program stimulus pada Desember mendatang yang menyebabkan EUR/USD turun 0,44% ke level 1.0879 yang merupakan level terendah sejak Maret 2016. Selain itu, penguatan USD masih dipengaruhi oleh ekspektasi kenaikan Fed Rate pada Desember mendatang. 

Dari dalam negeri, spot USD/IDR interbank dibuka pada level 13010/13020, diperdagangkan dalam range 13015-13042, dan ditutup pada level 13042.  Rupiah ditekan melemah pasca keputusan BI memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 4,75% pada Kamis pekan lalu, serta dipengaruhi oleh ekspektasi kenaikan Fed Rate pada bulan Desember 2016.

Penutupan bursa saham 21 Oktober 2016:
IHSG +0.10%
Dow Jones -0.09%
Nikkei -0.30%
Straits Times -0.41%
Gold $ 1266
Oil $ 50.69

Indikasi kurs Valuta Asing, 24 Oktober 2016, pukul 08:20 WIB :
USD/IDR: 13035/13050
EUR/IDR: 14155/14185
GBP/IDR: 15895/15925
JPY/IDR: 125.35/125.60
AUD/IDR: 9920/9930
SGD/IDR: 9350/9370
CNH/IDR: 1920/1930

FORWARD USD/IDR
1Week: 13035/13055
2Weeks: 13050/13070
1Month: 13080/13100
2Months: 13145/13170
3Months: 13200/13220

Disclaimer mode on

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...