Skip to main content

Bank Sentral Amerika menaikkan suku bunga menjadi 0.75%, Rupiah sedikit melemah terhadap US dollar

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah, EUR Rupiah, JPY Rupiah, GBP Rupiah, SGD Rupiah, AUD Rupiah, CNH Rupiah, USD/IDR pagi ini Kamis, 15 Desember 2016 dibuka pada level 13340/13385 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 13300-13390.

Dari pasar FX global kemarin, The Fed memutuskan untuk menaikkan Fed Rate sebesar 25 basis menjadi 0.75%. The Fed juga memproyeksikan tiga kali kenaikan suku bunga pada 2017 sejalan dengan rencana kebijakan Trump terkait pemotongan pajak dan peningkatan belanja fiskal untuk mendorong pertumbuhan perekonomian AS. Keputusan FOMC Meeting tersebut mendorong penguatan USD terhadap mata uang lainnya seperti USD/JPY yang naik hingga 1.57% menembus level 117, AUD/USD turun ke level 0.7408, EUR/USD turun ke level 1.0480 dan GBP/USD turun ke level 1.2540.
Dari perdagangan FX dalam negeri, USD/IDR kemarin diperdagangkan dalam range 13,275-13,300 dan ditutup pada level 13,296. Hari ini Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), dimana sejumlah analis memperkirakan bahwa BI akan tetap mempertahankan BI 7-Days Reverse Repo Rate pada level 4.75%.

Penutupan bursa saham 14 Desember 2016: 
IHSG -0.58% 
Dow Jones -0.60%
Nikkei +0.02%
Straits Times -0.04%

Gold $ 1,137
Crude Oil $ 50.87

Indikasi kurs Valuta Asing, 15 Desember 2016 pukul 08:40 WIB : 
USD/IDR: 13345/13375
EUR/IDR: 14055/14075
GBP/IDR: 16785/16805
JPY/IDR: 113.85/114.05
AUD/IDR: 9925/9945
SGD/IDR: 9300/9320
CNH/IDR: 1918/1936

FORWARD USD/IDR
1Week: 13365/13390
2Weeks: 13377/13403
1Month: 13415/13442
2Months: 13460/13500
3Months: 13540/13575

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...