Friday, March 31, 2017

Kemenkeu rilis Sukuk Global, Mayoritas Investor Berasal dari Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah dibuka di level 13315/13325, diperkirakan diperdagangkan pada kisaran 13300-13350, review kembali perdagangan forex kemarin, Dari pasar FX global pada sesi perdagangan kemarin, USD terkoreksi menguat terhadap major currencies didorong oleh pernyataan bernada positif terkait proyeksi kenaikan Fed Rate dari beberapa Fed Officials, yaitu: Charles Evans, Eric Rosengren, dan John Williams. Pada sesi Asia AUD/USD turun 0.20% ke level 0.7655, NZD/USD turun 0.17% ke level 0.7019. Dari Eropa, EUR/USD turun 0.3% ke level 1.0735 seiring dengan data CPI Jerman yang dirilis mengecewakan yaitu sebesar 0.2% vs 0.4%. Sementara itu, data US GDP dirilis lebih baik dari ekspektasi (2.1% vs 2.0%) sedangkan data US Initial Jobless Claims dirirlis lebih buruk dari ekspektasi (258K vs 248K). 


Kemarin Fed Officials kembali menyatakan pernyataan bernada positif terkait proyeksi kenaikan Fed Rate, dengan New York Fed President, William Dudley mengatakan bahwa Fed rate masih terbilang "unusually low" jika dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian yang positif saat ini. Pernyataan bernada serupa juga disampaikan oleh Loretta Mester, Cleveland Fed President. Sedangkan John Williams memperingatkan walaupun pertumbuhan perekonomian menunjukkan angka yang konsisten dan menjanjikan, namun sektor perumahan masih belum pulih. USD Index naik 0.37% ke level 100.16.


Data rilis untuk hari ini (consensus/prior):
• JP Tokyo Core CPI YoY (-0.4% / -0.2%)
• CN Manufacturing PMI (51.6 / 51.6)
• EZ German Unemployment Change (-10K / -14K)
• UK GDP Q4 QoQ (0.7% / 0.7%)
• EZ Eurozone CPI YoY (1.8% / 2.0%)
• US Chicago PMI (56.9 / 57.4)
• US Michigan Consumer Sentiment (97.6 / 97.6)


Dari pasar domestik, spot USD/IDR dibuka pada level 13,310/13,315, diperdagangkan dalam range  13,312-13,325, dan ditutup pada level 13,316. IDR melemah tipis dibandingkan penutupan hari sebelumnya di 13,313.5. JISDOR berada pada level 13,316. Dari pasar surat berharga domestik, harga SUN benchmark kembali ditutup menguat 30 – 75 bps pada sesi perdagangan hari ini. Transaksi SUN hari ini didominasi oleh seri FR0059 dan FR0072 dengan volume transaksi mencapai 58.07% dari total transaksi di pasar sekunder sebesar IDR 26.83 Triliun. 


Berdasarkan data DJPPR, Kementrian Keuangan secara resmi mengumumkan hasil penerbitan Sukuk Global yang terdiri dari USD 1 Miliar untuk tenor 5 tahun dan USD 2 Miliar untuk tenor 10 tahun. Jumlah penawaran yang masuk mencapai USD 10.84 Miliar. Adapun mayoritas investor berasal dari Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa. Sementara itu, investor Indonesia hanya memenangkan 10% dari total penerbitan Sukuk Global. Sementara itu, US Treasury 10Yr diperdagangkan stabil pada level 2.37 – 2.39% menjelang rilis data US GDP Annualized QoQ dan Initial Jobless Claims.


Dari pasar saham, IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0.44 poin (+0.01%) ke level 5,592.95 dengan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0.46 poin (-0.04%) ke level 929.52. Setelah sempat berada di area negatif sejak awal sesi, menjelang akhir sesi perdagangan IHSG mengalami penguatan seiring dengan aksi beli selektif oleh investor. Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar IDR 153 Miliar. Dari bursa regional, diantaranya indeks Hang Seng turun 90.96 poin (-0.37%) ke level 24,301.09), indeks Nikkei turun 154.26 poin (-0.80%) ke level 19,063.22, dan Straits Times melemah 11.33 poin (-0.36%) ke level 3,173.24.

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (13) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (16) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (36) Belajar Trading Forex (88) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (5) Cadangan Devisa Indonesia (14) Cash Transaction (9) Credit Default Swap (4) Cryptocurrency (8) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (15) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (145) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (306) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (137) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (47) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (178) Neraca Perdagangan Indonesia (2) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (60) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (95) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (21) Safe Haven Currency JPY (5) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (4) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (3) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (4) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (85) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (2) Transaksi Forex Swap (3) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (10) Yield Obligasi (20)