Skip to main content

Kemenkeu rilis Sukuk Global, Mayoritas Investor Berasal dari Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah dibuka di level 13315/13325, diperkirakan diperdagangkan pada kisaran 13300-13350, review kembali perdagangan forex kemarin, Dari pasar FX global pada sesi perdagangan kemarin, USD terkoreksi menguat terhadap major currencies didorong oleh pernyataan bernada positif terkait proyeksi kenaikan Fed Rate dari beberapa Fed Officials, yaitu: Charles Evans, Eric Rosengren, dan John Williams. Pada sesi Asia AUD/USD turun 0.20% ke level 0.7655, NZD/USD turun 0.17% ke level 0.7019. Dari Eropa, EUR/USD turun 0.3% ke level 1.0735 seiring dengan data CPI Jerman yang dirilis mengecewakan yaitu sebesar 0.2% vs 0.4%. Sementara itu, data US GDP dirilis lebih baik dari ekspektasi (2.1% vs 2.0%) sedangkan data US Initial Jobless Claims dirirlis lebih buruk dari ekspektasi (258K vs 248K). 


Kemarin Fed Officials kembali menyatakan pernyataan bernada positif terkait proyeksi kenaikan Fed Rate, dengan New York Fed President, William Dudley mengatakan bahwa Fed rate masih terbilang "unusually low" jika dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian yang positif saat ini. Pernyataan bernada serupa juga disampaikan oleh Loretta Mester, Cleveland Fed President. Sedangkan John Williams memperingatkan walaupun pertumbuhan perekonomian menunjukkan angka yang konsisten dan menjanjikan, namun sektor perumahan masih belum pulih. USD Index naik 0.37% ke level 100.16.


Data rilis untuk hari ini (consensus/prior):
• JP Tokyo Core CPI YoY (-0.4% / -0.2%)
• CN Manufacturing PMI (51.6 / 51.6)
• EZ German Unemployment Change (-10K / -14K)
• UK GDP Q4 QoQ (0.7% / 0.7%)
• EZ Eurozone CPI YoY (1.8% / 2.0%)
• US Chicago PMI (56.9 / 57.4)
• US Michigan Consumer Sentiment (97.6 / 97.6)


Dari pasar domestik, spot USD/IDR dibuka pada level 13,310/13,315, diperdagangkan dalam range  13,312-13,325, dan ditutup pada level 13,316. IDR melemah tipis dibandingkan penutupan hari sebelumnya di 13,313.5. JISDOR berada pada level 13,316. Dari pasar surat berharga domestik, harga SUN benchmark kembali ditutup menguat 30 – 75 bps pada sesi perdagangan hari ini. Transaksi SUN hari ini didominasi oleh seri FR0059 dan FR0072 dengan volume transaksi mencapai 58.07% dari total transaksi di pasar sekunder sebesar IDR 26.83 Triliun. 


Berdasarkan data DJPPR, Kementrian Keuangan secara resmi mengumumkan hasil penerbitan Sukuk Global yang terdiri dari USD 1 Miliar untuk tenor 5 tahun dan USD 2 Miliar untuk tenor 10 tahun. Jumlah penawaran yang masuk mencapai USD 10.84 Miliar. Adapun mayoritas investor berasal dari Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa. Sementara itu, investor Indonesia hanya memenangkan 10% dari total penerbitan Sukuk Global. Sementara itu, US Treasury 10Yr diperdagangkan stabil pada level 2.37 – 2.39% menjelang rilis data US GDP Annualized QoQ dan Initial Jobless Claims.


Dari pasar saham, IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0.44 poin (+0.01%) ke level 5,592.95 dengan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0.46 poin (-0.04%) ke level 929.52. Setelah sempat berada di area negatif sejak awal sesi, menjelang akhir sesi perdagangan IHSG mengalami penguatan seiring dengan aksi beli selektif oleh investor. Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar IDR 153 Miliar. Dari bursa regional, diantaranya indeks Hang Seng turun 90.96 poin (-0.37%) ke level 24,301.09), indeks Nikkei turun 154.26 poin (-0.80%) ke level 19,063.22, dan Straits Times melemah 11.33 poin (-0.36%) ke level 3,173.24.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...