Skip to main content

Tensi US vs Korea Utara Meningkat, US Dollar Menguat Tajam


Info kurs valas hari ini USD/IDR pagi ini Kamis 10 Agustus 2017, dibuka pada level 13325/13345 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 13310-13360.

Dari perdagangan FX global kemarin, USD melemah terhadap JPY, dan belum pulih menjelang sesi Eropa dengan sentimen masih seputar situasi keamanan di Semenanjung Korea. AS mengancam akan melakukan serangan ke Korea Utara jika terus menebar ancaman menyerang negara adidaya itu dengan senjata nuklir. Sementara Korea Utara mengancam akan menyerang pangkalan militer AS di Guam karena sanksi baru yang disetujui PBB akan melarang negara komunis itu melakukan aktivitas perdagangan dengan negara lain. Di sisi lain, negara pimpinan Kim Jong Un tersebut dilaporkan telah berhasil memproduksi hulu ledak nuklir dalam bentuk kecil. Ini berarti Korea Utara bisa memasang senjata nuklir pada rudal, yang menandai langkah penting Korut menjadi kekuatan nuklir dunia dalam skala penuh. USD/JPY diperdagangkan di 109.88, atau turun 0.38% dari penutupan hari sebelumnya.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia memperkirakan defisit transaksi berjalan di Q2 2017 akan lebih rendah dari 2% terhadap GDP. Perkiraan itu meningkat jika dibandingkan realisasi Q1 2017 yang sebesar 1% dari GDP atau ekuivalen USD 2,4 miliar.

Penutupan saham 09 Agustus 2017:
IHSG +0.23%
Dow Jones -0.17%
Nikkei -1.29%
Straits Times -0,08%
Gold $ 1274.01
Oil $ 49,61

Indikasi kurs Valuta Asing, Kamis 10 Agustus  2017, pukul 08.41 WIB:

USD/IDR: 13327/13342
EUR/IDR: 15660/15690
GBP/IDR: 17330/17360
JPY/IDR: 120.98/121.19
AUD/IDR: 10536/10557
SGD/IDR: 9777/9798
CNH/IDR: 1990/2010

FORWARD USD/IDR
1Week: 13334/13350
2Weeks: 13343/13359
1Month: 13363/13379
2Months: 13399/13419
3Months: 13443/13463


Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...