Skip to main content

Bank Indonesia menjadi Garda terdepan menahan pelemahan Rupiah terhadap US dollar

Info kurs valas hari ini, kurs USD Rupiah, kurs EUR Rupiah, kurs JPY Rupiah, kurs GBP Rupiah, kurs SGD Rupiah, kurs AUD Rupiah, kurs CNH Rupiah, USD/IDR pagi ini Jumat, 27 April 2018, dibuka pada level  13865/13885 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 13825-13925

Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan menguat terhadap sekelompok major currencies pada Kamis lalu seiring dengan pelemahan EUR pasca pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi, yang cukup mixed pada konferensi pers, dimana ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi eurozone cukup solid, namun di sisi lain ECB masih mempertahankan suku bunga negatifnya.  Selain itu, penguatan USD juga didorong oleh rilisnya data ketenagakerjaan US yang cukup baik. Data US Initial Jobless Claims periode minggu lalu dirilis sebesar 209k, lebih rendah daripada ekspektasi ekonom yang sebesar 230k. Sebelumnya USD diperdagangkan menguat seiring dengan kenaikan yield US Treasury, dimana investor menganggap hal tersebut sebagai sinyal akan kenaikan suku bunga The Fed yang akan semakin cepat. 

Penutupan saham dan harga komoditas 26 April 2018: 
IHSG -2,81% 
Dow Jones +0,98%
Nikkei +0,47%
Straits Times +0,06%
Gold $ 1317
Oil $ 68,09

Indikasi kurs Valuta Asing, 27 April 2018, pukul 08.10 WIB:
USD/IDR: 13865/13885
EUR/IDR: 16775/16810
GBP/IDR: 19285/19330
JPY/IDR: 126,75/127,10
AUD/IDR: 10465/10490
SGD/IDR: 10435/10465
CNH/IDR: 2190/2200

Indikasi FORWARD USD/IDR
1Week: 13875/13895
2Weeks: 13887/13913
1Month: 13915/13938
2Months: 13945/13984
3Months: 14010/14040

Kurs tersebut merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu -waktu

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...