Thursday, December 27, 2018

Kurs USD Menguat Tipis Imbas Tensi Trade War Mereda dan Pasar Saham Dow Jones Menguat

Kembalinya penguatan indeks saham Dow Jones membuat pelemahan kurs US Dollar beberapa hari ini mereda, dilaporkan dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan menguat terhadap major currencies lainnya pada akhir sesi Amerika Rabu (26 Des), dipengaruhi meredanya tensi dagang US-Cina, dan rilis data ekonomi Amerika yang cukup baik, mendorong penguatan saham wall street dan yield US Treasury. Penguatan indeks saham Dow Jones lebih dari 1000 poin untuk pertama kalinya kemarin meredakan tekanan terhadap kurs USD terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi dan penutupan pemerintahan Amerika. 


baca juga: BI optimis defisit neraca dagang terjaga di 3% terhadap PDB tahun ini

Tim perdagangan Amerika diberitakan akan berangkat menuju Beijing pada 7 Januari untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Cina. Data penjualan pada libur Amerika akhir pekan lalu meningkat 5.1% pada posisi lebih dari USD 850 miliar, level tertingggi dalam 6 tahun terakhir. Dolar indeks DXY menguat 0.5% ke level 96.91. Euro diperdagangkan pada level 1.1362 per USD setelah melemah 0.1%. GBP/USD melemah 0.4% ke level 1.2650. Penguatan harga minyak dunia meredakan tekanan terhadap mata uang komoditas dan membuat CAD menguat 0.15% ke level 1.3572 per USD. USD/JPY berada pada level 111.10.

Rilis Data untuk hari ini (Survey/Prior):
- JP Housing Starts YoY (-0.1%/0.3%)
- US Initial Jobless Claims (216k/214k)
- US Continuing Claims (1675k/1688k)
- US FHFA House Price Index MoM (0.3%/0.2%)
- US Bloomberg Consumer Comfort (-/58.8)
- US Conference Board Consumer Confidence (133.7/135.7)

Sedangkan dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin dibuka pada level 14,575/14,605, diperdagangkan dalam rentang 14,575-14,610, dan ditutup pada level 14,570/14,580. JISDOR berada pada level 14,602. Sehari setelah libur natal, harga SUN benchmark ditutup melemah 10 – 50 bps, dimana SUN 10Yrs (FR0064) ditutup pada level 8.04%. Libur nya pasar Hongkong dan London membuat aktivitas perdagangan SUN di pasar domestik tidak teralu aktif. Berdasarkan data dari Bursa Efek, volume transaksi outright di pasar sekunder hanya tercatat sebesar IDR 6.82 Triliun.

baca juga: Bank sentral Eropa akan hentikan program pembelian surat hutang

Dari pasar global, yield US Treasury 10Yrs diperdagangkan pada level 2.72% atau turun 7 bps dari penutupan hari Jumat. Sentiment risk off di pasar global terjadi setelah adanya isu pemecatan FED Chairman, Jerome Powell oleh president Donald Trump serta adanya penutupan kantor pemerintah AS sejak hari Sabtu kemarin. Kementrian keuangan mengumumkan rencana lelang pertamanya di tahun 2018, yang akan diselenggarakan pada tanggal 03 Januari 2019

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (9) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (15) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (87) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (4) Cadangan Devisa Indonesia (13) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (14) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (140) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (299) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (176) Neraca Perdagangan Indonesia (1) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (59) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (88) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (20) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (84) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (1) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (9) Yield Obligasi (19)