Tuesday, December 17, 2019

Pemerintah Akan Rilis Surat Utang Domestik (Rupiah) dengan Porsi 77.96% dan Sisanya 22.04% pada Surat Utang Valas di 2020

Info kurs valas hari ini, kurs valas USD/IDR pagi ini Selasa 17 December 2019 ,dibuka pada level 14000/14030 dan prediksi kurs valas US Dollar terhadap Rupiah akan diperdagangkan pada kisaran 13990 - 14060.

Dari Pasar FX Global, kemarin kurs valas USD diperdagangkan melemah terhadap major currencies lainnya pada akhir sesi Amerika, setelah rilis data US manufacturing PMI yang lebih buruk 52.5 dibandingkan periode sebelumnya 52.6. US Dollar indeks turun 0.16% ke level 97.01. Meskipun demikian, pasar forex global pada perdagangan kemarin cukup stabil, terkait investor yang masih mengantisipasi detil lebih lanjut mengenai kesepakatan dagang Amerika-Cina, sertanya rendahnya likuiditas pasar akhir tahun. kurs valas GBP diperdagangkan melemah pada awal sesi Asia pagi ini setelah adanya laporan media dimana PM Inggris, Boris Johnson, akan menuliskan dalam perundang-undangan bahwa pengaturan terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa harus berakhir pada 31 Desember 2020. kurs valas GBP/USD melemah 0.7% ke level 1.3236, sedangkan kurs valas EUR/USD menguat ke level 1.1147, dan AUD/USD menguat ke posisi 0.6890. kurs valas USD/JPY menguat ke posisi 109.5.

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR kemarin dibuka pada level 13,990/14,000, diperdagangkan dalam rentang 14,000-14,025, dan ditutup pada level 14,005/14,010. JISDOR berada pada level 14,004. Kementerian Keuangan telah berencana untuk menerbitkan Surat Berharga Negara sebesar IDR 735.52 Triliun secara bruto pada tahun 2020. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari target sebelumnya karena pada akhir tahun ini pemerintah telah melakukan front loading terlebih dahulu dengan total realisasi penerbitan SBN bruto telah mencapai IDR 903.4 Triliun. Penerbitan tahun depan terdiri dari surat utang domestik dengan porsi 77.96% (pinjaman dalam negeri dan SBN rupiah) dan sisanya atau 22.04% pada surat utang valas (pinjaman luar negeri dan SBN valas). Pemerintah menargetkan defisit APBN 2020 sebesar IDR 307.20 triliun atau 1.76% dari PDB Indonesia atau lebih kecil dari defisit 2019 yaitu 2.2% dr PDB.

Penutupan saham dan harga komoditas 16 December 2019:
IHSG +0.23%
Dow Jones +0.41%
Nikkei +0.39%
Straits Times -0.25%
Gold $ 1475
Oil $ 60.21

Indikasi kurs Valuta Asing 17 December 2019, pukul 08:40 WIB:
USD/IDR: 14000/14020
EUR/IDR: 15580/15630
GBP/IDR: 18578/18639
JPY/IDR: 127.65/128.06
AUD/IDR: 9608/9643
SGD/IDR: 10318/10357
CNH/IDR: 1995/2015

Indikasi FORWARD USD/IDR
1Week: 14000/14020
2Weeks: 14018/14040
1Month: 14043/14065
2Months: 14081/14106
3Months: 14121/14144

Kurs tersebut merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu -waktu.

No comments:

Post a Comment