Wednesday, October 7, 2020

Bagaimana Prediksi Kurs Dollar Rupiah Hari Ini ?

Prediksi kurs Dollar Rupiah hari ini diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran 14700/14850 dengan kecenderungan pelemahan rupiah terbatas imbas sentimen negatif dari dari pasar FX Global, Apa itu sentimen negatif yang mempengaruhi... mata uang safe-haven USD diperdagangkan menguat  seiring dengan sedikit memudarnya minat resiko pasar setelah Presiden Donald Trump menolak proposal stimulus Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, senilai $ 2,4 triliun, dan menginstruksikan perwakilannya untuk menghentikan pembicaraan sampai setelah pemilihan. 

Donald Trump menuduh Pelosi tidak bernegosiasi dengan itikad baik dan mengatakan proposal stimulusnya sama sekali tidak terkait dengan penanggulangan Covid-19. Langkah tersebut memberikan pukulan terhadap harapan stimulus lebih lanjut, yang menurut ketua Federal Reserve Jerome Powell diperlukan untuk memastikan pemulihan yang kuat. 


Seperti banyak diberitakan media sebelumnya, Jerome Powell memperingatkan bahwa pemulihan ekonomi saat ini masih jauh dari selesai. Bahkan, masih dapat tergelincir ke arah penurunan spiral, khususnya jika penyebaran virus Corona tidak dikendalikan secara efektif dan jumlah warga yang terinfeksi masih terus bertambah. Jerome Powell mengungkapkan bahwa kebijakan tanggapan stimulus yang berlebihan, akan lebih baik daripada kurang. Pasar menilai bahwa pernyataan tersebut adalah peringatan implisit bagi pemerintahan Trump untuk segera menyepakati bantuan fiskal yang sangat diperlukan


Sementara itu mata uang AUD diperdagangkan melemah terhadap Dolar AS pada akhir perdagangan sesi Asia. AUD/USD melemah ke level 0.7100. Aksi jual terpacu oleh pengumuman bank sentral Australia (RBA) yang mengisyaratkan realisasi pemangkasan suku bunga bulan depan. Dalam rapat kebijakan kemarin, RBA memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dan target yield obligasi pemerintah pada tingkat 0.25 persen. Akan tetapi, bunyi pernyataan kebijakan RBA mengungkap kemungkinan suku bunga untuk dipangkas ke tingkat 0.1 persen pada bulan November mendatang.



Virus-free. www.avg.com

No comments:

Post a Comment