Tuesday, April 13, 2021

Bagaimana Prediksi Kurs Dollar Rupiah di Tengah Peningkatan Recovery Ekonomi AS ?

Bagaimana Prediksi Kurs Dollar Rupiah di Tengah Peningkatan Recovery Ekonomi AS ?

Prediksi Dollar Rupiah minggu ini kemungkinan masih akan diperdagangkan diatas 14500, jika ditengok pada hari kemarin, Rupiah dibuka di level 14,590, diperdagangkan dalam rentang 14,590 - 14,640 dan ditutup di 14,595 atau melemah 30 point dari level penutupan hari sebelumnya. 

Mencermati indeks USD (DXY) pada perdagangan awal pekan kemarin, secara bertahap diperdagangankan relatif menguat. Pemicunya yaitu rilis beberapa data perekonomian US yang lebih baik dari ekspektasi memberikan harapan akan adanya recovery di perekonomian US. Sedangkan pasar saham US kemarin ditutup melemah dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq melemah sebesar 0.16%, 0.36% dan 0.02%. 



Update dari berita global, Presiden AS Joe Biden mengatakan pada senin lalu bahwa dia siap untuk melakukan perundingan terkait perubahan terhadap infrastructure plan dengan nominal sebesar 2 triliun dollar, baik dari segi nominal maupun cara untuk memperolehnya.
 
Sementara itu update terkait Covid-19, WHO mengatakan pada senin lalu bahwa pandemi covid-19 sedang bertumbuh secara eksponensial dengan lebih dari 4.4 juta kasus baru per minggu. Hal ini diduga akibat mutasi genetic yang terus terjadi pada coronavirus, dengan galur B-117 yang lebih infektif dari galur biasa kini menjadi galur coronavirus yang dominan di US.




Data penting yang akan dirilis pada hari ini yaitu akan ada rilis data U.K. GDP, US Core CPI, dan UK Manufactoring Production; para pelaku pasar menilai pada dua data terakhir diprediksi ada dilevel 0.2% dan 0.5%.

Pun juga para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan pasar keuangan di AS, khususnya saat ini beberapa emiten besar di AS akan mengumumkan laporan pendapatannya. 

Pemerintah AS malam tadi juga mengadakan lelang US Treasury tenor 3 tahun yang mencapai USD 58 miliar dan tenor 10 tahun yang mencapai USD 38 miliar. Sementara itu dikabarkan juga hari ini akan berlanjut diadakan lelang US Treasury dengan tenor 30 tahun dengan target USD 24 miliar.

Update terkait perkembangan hubungan dagang AS dan Tiongkok, Perselisihan hubungan AS- Tiongkok sedikit mereda setelah terdengar kabar bahwa menteri keuangan AS, Janet Yellen, menyatakan bahwa Tiongkok tidak termasuk pada negara yang melakukan manipulasi pada mata uangnya secara global dan akan menarik kebijakan Trump terkait hal tersebut kepada Tiongkok. Harapannya dengan adanya statement tersebut, muncul sentimen positif.

Prediksi kurs valas Dollar Rupiah kemungkinan akan diperdagangkan dalam range 14,550-14,650

No comments:

Post a Comment