Monday, January 25, 2016

BKPM: realisasi investasi 2015 Rp.545,4 triliun atau naik 17.8% dibandingkan tahun 2014

Indonesia Rupiah Exchange Rate dibuka pada 13835-13865, hari ini diperkirakan berada dikisaran 13775-13900

Pada sesi perdagangan forex jumat, JPY melanjutkan pelemahan terhadap USD setelah BoJ mempertimbangkan untuk menambah stimulus moneter dikarenakan penurunan harga minyak yang menjadi beban untuk mencapai target inflasi 2% dan diperkuat data PMI Manufacturing yang tidak sesuai ekspektasi (52.4 vs 52.8).

Dari market Australia dollars, AUD diperdagangkan menguat terhadap USD setelah PBoC pada hari kamis  menambah stimulus dalam bentuk pinjaman jangka pendek yang membuat aussie menyentuh AUD/USD 0.7000.
Sesi perdagangan Eropa, sikap dovish presiden ECB dan buruknya data France Manufacturing PMI (50 vs 51.6) membuat pelemahan EUR terhadap USD hingga sempat menyentuh EUR/USD 1.0800. Sterling menguat tipis terhadap USD setelah pelaku pasar kembali ditengah stimulus euro meski GBP/USD belum naik terlalu jauh dari level terendahnya.
Dari sesi perdagangan Amerika, sikap ECB dan mixed data dari US mempertahankan USD terhadap mayoritas mata uang lain, walaupun data jobless claims yang melebihi ekspektasi (293K vs 283K) masih dinilai kuat untuk pasar tenaga kerja dan didukung oleh data manufacturing indeks yang membaik dari ekspektasi (-3.5 vs -5.0) dan data pada bulan lalu (-5.9).

Bagaimana dengan market Rupiah, Dari pasar domestik, IDR kembali menguat sebesar 72 poin menjadi USD/IDR 13,834 dari USD/IDR 13,906, setelah harga minyak mentah yang sedikit naik menjadi penguat mata uang komoditas termasuk rupiah. Penguatan juga didorong oleh Kondisi lain yaitu realisasi investasi yang dirilis oleh BKPM mencapai Rp 545.4 T atau naik 17.8% pada tahun 2015 dibandingkan tahun 2014 dan target pada 2016 yang tumbuh 9.3%.

Dari pasar obligasi SUN diperdagangkan menguat pasca sentimen positif pelaku pasar terhadap keputusan BoJ dan ECB. Sedangkan Surat berharga FR56 menjadi salah satu yang aktif diperdagangkan dengan penguatan yang signifikan selama satu minggu terakhir.

Dari pasar saham Indonesia, IHSG ditutup pada level 4,456.74 atau menguat 42.61 poin (+0.96%). Bursa Asia, diantaranya Hang Seng ditutup di level 19,080.5 atau menguat  538.96 poin (+2.90%), diikuti dengan Nikkei 225 ditutup pada level 16,958.53 atau menguat 941.27 poin (+5.88%) dan Straits Times ditutup pada level 2,577.09 atau menguat 44.39 poin (+1.75%)

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (9) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (15) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (87) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (4) Cadangan Devisa Indonesia (13) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (14) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (140) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (299) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (176) Neraca Perdagangan Indonesia (1) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (59) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (88) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (20) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (84) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (1) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (9) Yield Obligasi (19)