Thursday, February 11, 2016

Mengapa Bank of Japan menerapkan suku bunga negatif? Ini penjelasannya...

Info Kurs Valas hari ini US Dollar Rupiah dibuka pada level 13300-13350, US dollar Rupiah hari ini diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran 13325-13450, karena menguat terlalu cepat biasanya akan terjadi taking profit sesuai dengan mekanisme pasar

Pada sesi perdagangan forex global, Bank of Japan (BoJ) menyatakan akan memperbaiki bond lending scheme untuk menurunkan kemungkinan turunnya peredaran bonds pemerintah di market. Nominal JGB untuk financial institutions akan dinaikkan dari sebelumnya JPY 400 menjadi JPY 1 T per issue. JPY menguat hingga level 114.27 pada awal sesi Asia.

Pada sesi Eropa, buruknya data UK tidak terlalu mempengaruhi pergerakan GBP/USD, UK Industrial Production turun menjadi -1.1% MoM dan -1.4% YoY pada bulan Desember, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar -0.2% MoM dan 1.0% YoY. UK Manufacturing Production turun menjadi 0.2% MoM dan -1.7% YoY, ekspektasi pasar 0.1% MoM dan 1.4% YoY.

Pada sesi Amerika, US menguat terbatas terhadap beberapa mata uang setelah pernyataan dari Gubernur The Fed, Janet Yellen bahwa kenaikan Fed rate akan dilakukan secara bertahap daripada yang diperkirakan dan peningkatan employment serta pertumbuhan upah dapat mendukung pertumbuhan pendapatan real dan consumer spending. Namun setelah itu, USD kembali melemah terhadap beberapa mata uang.

Rilis data untuk hari ini (survey/prior):

- UK RICS House Price Balance (52% / 50%)

- US Initial Jobless Claims (287k / 285k)

Dari pasar domestik, IDR menguat tajam sebesar 1.05% dibandingkan penutupan sebelumnya, USD/IDR ditutup pada level 13,462.5. Pada pasar surat berharga,  harga SUN ditutup menguat 20-50 sejalan dengan penguatan signifikan IDR.

Langkah Bank of Japan (BoJ) menetapkan suku bunga negatif telah menarik capital inflow sebesar IDR 30.19 Triliun ke pasar SUN sejak awal 2016. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 4,732.48 atau turun 36.14 poin (-0.76%).

Penurunan IHSG ini sejalan dengan pelemahan bursa regional, di antaranya indeks Nikkei turun 372.05 poin (2.31%) menjadi 15,713.39 dan indeks Straits Times turun 46.47 poin (1.77%) menjadi 2,576.74.

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (9) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (15) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (87) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (4) Cadangan Devisa Indonesia (13) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (14) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (140) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (299) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (176) Neraca Perdagangan Indonesia (1) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (59) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (88) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (20) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (84) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (1) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (9) Yield Obligasi (19)