Skip to main content

Mengapa Bank of Japan menerapkan suku bunga negatif? Ini penjelasannya...

Info Kurs Valas hari ini US Dollar Rupiah dibuka pada level 13300-13350, US dollar Rupiah hari ini diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran 13325-13450, karena menguat terlalu cepat biasanya akan terjadi taking profit sesuai dengan mekanisme pasar

Pada sesi perdagangan forex global, Bank of Japan (BoJ) menyatakan akan memperbaiki bond lending scheme untuk menurunkan kemungkinan turunnya peredaran bonds pemerintah di market. Nominal JGB untuk financial institutions akan dinaikkan dari sebelumnya JPY 400 menjadi JPY 1 T per issue. JPY menguat hingga level 114.27 pada awal sesi Asia.

Pada sesi Eropa, buruknya data UK tidak terlalu mempengaruhi pergerakan GBP/USD, UK Industrial Production turun menjadi -1.1% MoM dan -1.4% YoY pada bulan Desember, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar -0.2% MoM dan 1.0% YoY. UK Manufacturing Production turun menjadi 0.2% MoM dan -1.7% YoY, ekspektasi pasar 0.1% MoM dan 1.4% YoY.

Pada sesi Amerika, US menguat terbatas terhadap beberapa mata uang setelah pernyataan dari Gubernur The Fed, Janet Yellen bahwa kenaikan Fed rate akan dilakukan secara bertahap daripada yang diperkirakan dan peningkatan employment serta pertumbuhan upah dapat mendukung pertumbuhan pendapatan real dan consumer spending. Namun setelah itu, USD kembali melemah terhadap beberapa mata uang.

Rilis data untuk hari ini (survey/prior):

- UK RICS House Price Balance (52% / 50%)

- US Initial Jobless Claims (287k / 285k)

Dari pasar domestik, IDR menguat tajam sebesar 1.05% dibandingkan penutupan sebelumnya, USD/IDR ditutup pada level 13,462.5. Pada pasar surat berharga,  harga SUN ditutup menguat 20-50 sejalan dengan penguatan signifikan IDR.

Langkah Bank of Japan (BoJ) menetapkan suku bunga negatif telah menarik capital inflow sebesar IDR 30.19 Triliun ke pasar SUN sejak awal 2016. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 4,732.48 atau turun 36.14 poin (-0.76%).

Penurunan IHSG ini sejalan dengan pelemahan bursa regional, di antaranya indeks Nikkei turun 372.05 poin (2.31%) menjadi 15,713.39 dan indeks Straits Times turun 46.47 poin (1.77%) menjadi 2,576.74.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...