Skip to main content

Bank Sentral Amerika bersiap menaikkan suku bunga acuan, USD menguat terhadap mata uang regional

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah, EUR Rupiah, JPY Rupiah, GBP Rupiah, SGD Rupiah, AUD Rupiah, CNH Rupiah,

Dari perdagangan FX global Jumat pekan lalu, JPY merupakan mata uang terlemah pada pekan lalu seiring dengan penguatan USD yang dipengaruhi oleh probabilitas Fed Fund rate pada bulan Desember yang sudah mencapai 100% dan rencana kerja Trump yang akan meningkatkan belanja fiskal dan memangkas pajak untuk memicu pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Namun, JPY kembali menguat terhadap USD seiring dengan melemahnya Dollar index dan rilisnya data inflasi diantaranya, Tokyo Core CPI YoY dan National Core CPI YoY yang sesuai ekspektasi. Pekan ini, para pelaku pasar fokus pada rilisnya data US Non-farm Payrolls untuk memastikan keputusan the Fed pada Desember mendatang.

Penutupan bursa saham 25 November 2016:
IHSG +0.28%
Dow Jones +0.36%
Nikkei +0.26%
Straits Times +0.55%
Gold $ 1193.12
Oil $ 45.38

Indikasi kurs Valuta Asing, 28 November 2016, pukul 08:25 WIB :
USD/IDR: 13460/13480
EUR/IDR: 14315/14340
GBP/IDR: 16790/16830
JPY/IDR: 120.00/120.25
AUD/IDR: 9995/10020
SGD/IDR: 9455/9480
CNH/IDR: 1932/1947

FORWARD USD/IDR
1Week: 13480/13502
2Weeks: 13490/13515
1Month: 13520/13550
2Months: 13585/13625
3Months: 13675/13705

Harga sewaktu-waktu dapat berubah

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...