Skip to main content

Hampir 50% produk impor dari China akan dikenakan tarif tambahan oleh Amerika Serikat


Kurs valas US Dollar Rupiah dibuka naik signifikan dibanding minggu sebelumnya, saat ini kurs US dollar Rupiah 14750/14850, cukup mengkhawatirkan, pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia telah melakukan dual intervention pada pasar valas dan obligasi domestik.

baca juga: Pemerintah terus menerus berupaya menarik US dollar ke Indonesia

Bank Indonesia menginformasikan bahwa terdapat pembelian obligasi sebesar IDR 4.10 Triliun hari ini sehingga total pembelian SBN oleh BI sejak awal tahun mencapai IDR 79.23 Triliun, dengan rincian pembelian di pasar primer sebesar IDR 57.23 Triliun dan pasar sekunder sebesar IDR 22.18 Triliun.

baca juga : Besar kemungkinan Fed fund rate akan naik

Isu perang dagang antara AS dan China kembali meningkat pasca Presiden AS, Donald Trump mendukung untuk kelanjutkan tarif tambahan sebesar USD 200 Miliar sehingga hampir 50% produk impor dari China akan dikenakan pajak.

Comments

Popular posts from this blog

Pertumbuhan Ekonomi China Diperkirakan Turun Bertahap Sampai Akhir 2019

Kurs Rupiah menjelang akhir 2018 sampai pertengahan 2019 masih akan dibawah tekanan

Apa itu Transaksi Swap dalam Perdagangan Forex... Begini Penjelasannya...

Tren investasi melambat karena penundaan beberapa proyek industri dalam negeri

Laju pertumbuhan profit Industri China melambat, inilah penyebabnya...