Thursday, December 13, 2018

Ekonomi Proteksionis ala Trump Dapat Merubah Sistem Ekonomi Global


Ekonomi proteksionis perlahan-lahan digalakkan oleh Trump, sejak awal menjabat Trump menghabiskan dua tahun pertama masa kepresidenannya dengan "menarik diri". Tendensi arah ekonomi Amerika Serikat era presiden Trump bersifat kebalikan dengan langkah kebijakan luar negeri masa pemerintah Obama, dengan menarik diri dari Persetujuan Paris Accord yang berkaitan dengan isu perubahan iklim bumi, tentang kesepakatan sanksi Iran, dan perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik atau yang biasa disebut Trans Pacific Partnership Agreement


Presiden Trump menerapkan ekonomi proteksionis pada kebijakan perdagangan luar negeri, dengan tambahan tarif impor yang dikenakan pada baja, aluminium, bahkan mobil yang didatangkan dari luar Amerika Serikat, hal ini membuat dampak buruk bagi sebagian besar sekutu ekonomi AS seperti Eropa, Jepang, Kanada, dan Korea Selatan.

baca juga: Perang Tarif Dagang AS vs China

Dan puncaknya, AS bersifat sangat keras terhadap China dalam hal tarif bea masuk barang dan jasa asal China, yang mana membuat kestabilan dan arah ekonomi global dan tentunya ekonomi Amerika Serikat perlahan mulai berubah, beberapa negara khususnya dari Emerging Market penyuplai barang dan jasa ke China terpukul, karena permintaan berkurang, pertumbuhan ekonomi China diprediksi akan perlahan bergerak turun, bahkan sampai akhir 2019, jika memang Perang dagang tak kunjung menemui titik temu antar kedua negara



Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (10) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (33) Belajar Trading Forex (80) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (19) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (11) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (38) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (14) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (4) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (18) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (11) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (15) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (133) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (279) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (20) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (12) Kurs Pound Sterling (12) Likuiditas Keuangan Negara (52) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (174) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (16) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (26) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (69) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (19) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (56) Suku Bunga USD The Fed (77) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (19) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (7) Yield Obligasi (17)