Tuesday, March 26, 2019

Indeks DXY Melemah, Ada Potensi Penguatan Kurs Rupiah dan Kurs Negara Asia

Potensi Penguatan Kurs Rupiah

Review pergerakan kurs hari sebelumnya, Dari Pasar Domestik, Kurs Spot USD/IDR dibuka pada level 14,200/14,220, diperdagangkan dalam rentang 14,180-14,230, dan ditutup pada level 14,175/14,185. JISDOR berada pada level 14,223.

baca juga: Info kurs valas hari ini 

Semetara itu Harga SUN benchmark ditutup melemah 5 – 40 bps sejalan dengan pelemahan Rupiah yang ditutup pada level Kurs USD/IDR 14,180. Sementara itu, pasar saham sesi Asia dan Eropa ditutup menurun tajam mengikuti sell-off yang terjadi di pasar Amerika pada hari Jumat pekan lalu (22/03). Indeks saham Nikkei 225 dan Hang Seng masing-masing melemah 3.01% dan 2.03%, sedangkan untuk IHSG melemah 1.75% ke level 6,411 dengan net jual asing sebesar IDR 147.84 Miliar. Pelemahan pada pasar saham terjadi akibat kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global setelah rilis data aktivitas manufaktur AS dan beberapa negara di Eropa yang lebih rendah dari perkiraan.

baca juga: Deposit Facility dan Lending Facility Sesuai BI Rate Terbaru

Dari Pasar FX Global, DXY melemah 0.18% ke level 95.98 pada sesi Amerika tadi malam. Hal ini masih dipengaruhi oleh rilis data manufaktur di US dan Eropa yang di bawah ekspektasi pada Jumat lalu. Saat sentimen pasar cenderung ke arah risk off, Kurs EUR/USD melemah 0.01% ke level Kurs 1.1312. GBP/USD melemah 0.24% ke level Kurs 1.3177 ditengah ketidak pastian akan masa depan Perdana Menteri UK Theresa May, setelah beberapa kader partainya meminta dirinya untuk berhenti. Selain itu, May juga mengumumkan pada Senin kemarin bahwa UK telah meminta perpanjangan waktu lagi terkait Brexit. Apabila hingga 12 April 2019, Parlemen UK belum mencapai kesepakatan akan dengan EU, maka UK akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan apapun.

baca juga: Kurs EUR terhadap US Dollar diperkirakan bisa tembus 1.1000, Ini penyebabnya...

Kurs USD/CAD melemah 0.10% ke level 1.3413 ditopang oleh pergerakan harga minyak dunia yang sedikit menguat. Kurs USD/JPY menguat 0.08% ke level Kurs 110.14 setelah sentiment risk off mendorong permintaan akan safe haven Yen.

Rilis Data untuk hari ini (Survey/Prior):
- AU RBA Assist Gov Ellis Speaks
- US FOMC Member Rosengren Speaks
- DE Gfk German Consumer Climate (Apr) (10.8 / 10.8)
- US FOMC Member Harker Speaks
- UK Gross Mortgage Approvals (39.4K / 40.6K)
- US Chicago Fed President Evans Speaks
- UK BoE MPC Member Broadbent Speaks
- US Housing Starts (Feb) (1.213M / 1.230M)
- US Housing Starts (MoM) (Feb) (-0.8% /18.6%)
- US Building Permits (Feb) (1.320M / 1.317M)
- US Building Permits (MoM) (Feb) (-1.3% /1.4%)
- US CB Consumer Confidence (Mar) (132.0 /131.4)

Hari ini Kementrian Keuangan akan mengadakan lelang SBN yang terdiri dari SPN 3 bulan, SPN 12 bulan, FR0077, FR0078, FR0068, FR0079, dan FR0076 dengan target indikatif sebesar IDR 15 Triliun dan target maksimal sebesar IDR 30 Triliun.