Wednesday, May 15, 2019

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia April ini Terburuk Sepanjang Sejarah

Cara Perhitungan Neraca Dagang Indonesia

Data terbaru tentang ekonomi Indonesia baru saja dirilis, hasilnya cukup buruk, Badan Pusat Statisktik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia per April 2019 defisit atau tekor sebesar US$ 2,50 miliar. Cara Perhitungan Neraca Dagang Indonesia yaitu, Angka itu berasal dari nilai ekspor US$ 12,6 miliar dan impor sebesar US$ 15,10 miliar. Angka defisit neraca dagang per April 2019 ini menjadi yang paling besar sepanjang sejarah negara Indonesia didirikan.

Pencapaian yang buruk ini sebelumnya juga pernah terjadi, defisit terdalam terjadi pada Juli 2013 sebesar US$ 2,3 miliar. "Tapi yang surplusnya lebih banyak lagi," kata Direktur Statistik Distribusi BPS Anggoro Dwitjahyono di kantor pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/5/2019). Dilansir dari Detik Finance, Sementara itu, Kepala BPS Suhariyanto tidak menyebutkan tekor neraca dagang per April 2019 sepanjang sejarah. Namun dirinya hanya membenarkan menjadi yang terdalam setelah periode Juli 2013

Seperti yang disajikan angka tersebut dapat diketahui, neraca perdagangan pada bulan Juli 2013 masih tercatat defisit sebesar US$ 2,31 miliar. Sementara secara kumulatif, yaitu Januari-Juli, defisit tercatat sebesar US$ 5,65 miliar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin saat itu mengatakan angka defisit bulan Juli adalah tertinggi sepanjang sejarah