Thursday, May 30, 2019

The Fed Diperkirakan Akan Turunkan Suku Bunga Acuan Pada Awal 2020, Ini Analisanya...

Ketidakpastian ekonomi global terus berlanjut Imbas dari ketegangan perang perdagangan antar negara maju semakin tinggi, baru-baru ini Pasar keuangan global sekarang mengharapkan Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika Serikat untuk memotong suku bunga acuan, bahkan sampai dua kali dalam tenggat waktu sampai akhir Januari 2020, hal ini karena tanda-tanda ekonomi Amerika Serikat terus melemah dan pasar saham di Wall Street masih terpuruk, hal itu merupakan cerminan dari kondisi nyata pesimisme ekonomi Amerika Serikat 

Sementara itu, perdagangan komoditas dan Futures menunjukkan adanya pelemahan yang berkelanjutan

Proyeksi jangka panjang mengatakan, tingkat acuan suku bunga The Fed yang diperkirakan oleh pasar adalah 2,1% pada akhir tahun 2019, dibandingkan dengan kisaran target saat ini dari 2,25% hingga 2,5% untuk tolok ukur The Fed.

Tapi tetap yang paling penting, Antisipasi untuk penentuan arah suku bunga yang terdekat adalah seminggu setelah risalah dari pertemuan Komite Bank Sentral Amerika Serikat dirilis awal bulan ini menunjukkan bahwa anggota komisi Federal Reserve memiliki tingkat kepercayaan yang kuat dalam menilai ekonomi Amerika Serikat, beberapa anggota mengatakan mereka  bahkan menaikkan perkiraan proyeksi angka PDB mereka untuk setahun penuh, itu hanya sedikit hal baru untuk tingkat kepercayaan. 

Namun yang perlu dicermati adalah, Jika mereka pada intinya ingin mengatakan tidak ada kenaikan suku bunga pada tahun ini, tapi tidak ingin terlihat pesimistik atau dovish, mungkin yang akan disampaikan ke publik adalah kalimat "belum ada urgensi untuk beberapa waktu". Kami pikir ini adalah petunjuk baru

Prediksi pelaku pasar tentang rencana pemotongan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat telah meningkat, sejumlah indikator telah berubah sejak saat itu, dan imbal hasil obligasi pemerintah menunjukkan perlambatan ekonomi. 

Kita tahu bahwa pergerakan Pasar obligasi Amerika Serikat telah memberi petunjuk kita tentang tanda-tanda resesi dengan lebih jujur, bahwa semua ekonomi AS perlahan-lahan tumbuh, tidak secepat yang dibayangkan, benchmark Imbal Hasil Treasury notes tenor 10-tahun diperdagangkan sekitar 2,21% pada hari Rabu, level baru yang belum pernah terlihat sejak September 2017 

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (13) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (16) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (36) Belajar Trading Forex (88) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (5) Cadangan Devisa Indonesia (14) Cash Transaction (9) Credit Default Swap (4) Cryptocurrency (8) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (15) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (145) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (306) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (137) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (47) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (178) Neraca Perdagangan Indonesia (2) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (60) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (95) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (21) Safe Haven Currency JPY (5) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (4) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (3) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (4) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (85) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (2) Transaksi Forex Swap (3) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (10) Yield Obligasi (20)