Monday, April 30, 2018

Apa sih Perbedaan Bullish Trend dan Bearish Trend pada Perdagangan Forex...

Pada dunia forex atau transaksi valas biasanya ada istilah Bullish trend dan Bearish trend, sebenarnya apa sih perbedaaan istilah tersebut, begini pebedaan detailnya, kami jelaskan dengan sedikit contoh, Pergerakan reference currency terhadap non-reference currency dapat menunjukkan kecenderungan arah tertentu yang disebut tren. 

Pada transaksi sehari-hari di perdagangan FX, dikenal dua jenis tren yaitu bullish dan bearish. Bullish adalah tren dimana reference currency cenderung menguat terhadap nonreference currency. Dalam currency pair USD/IDR, bullish terjadi ketika dolar AS menguat terhadap rupiah (misalnya dari Rp13.500 per dolar menjadi Rp13.700 per dolar) dan dengan demikian rupiah melemah terhadap dolar AS.

Bearish adalah tren dimana reference currency cenderung melemah terhadap nonreference currency. Dalam currency pair USD/IDR, bearish terjadi ketika dolar AS melemah terhadap rupiah (misalnya dari Rp13.500 per dolar menjadi Rp13.200 per dolar) dan dengan demikian rupiah menguat terhadap dolar AS.

Nah biar mudah diingat, Bullish berarti Banteng yang menyeruduk, lebih berkonotasi kuat, sedangkan Bearish berarti Beruang yang lagi malas-malasan, lebih berkonotasi melemah

Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (11) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (34) Belajar Trading Forex (82) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (24) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (12) Cash Transaction (8) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (4) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (39) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (22) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (12) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (16) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (134) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (285) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (22) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (18) Kurs Pound Sterling (18) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (175) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (17) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (28) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (73) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (23) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (80) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (20) Transaksi Forex Swap (2) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (8) Yield Obligasi (18)