Thursday, May 24, 2018

Perekonomian zona Eropa pada bulan April hanya tumbuh 0,4%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%, kurs EUR masih tertekan

Info kurs valas hari ini US dollar Rupiah 14180/14210, berita dari luar negeri, Dari Pasar FX Global, USDJPY menguat tipis ke level 110.17 dan kemabli turun ke level 109.99 (-0.08%), di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven (mata uang yen) setelah Presiden Trump belum menyetujui negosiasi dagang dengan China. Dari pasar eropa, EUR terus mengalami pelemahan ditengah pertumbuhan ekonomi zona euro tercatat melambat tajam pada bulan Mei yang berimbas pada lambatnya laju pertumbuhan inflasi. Hal tersebut diidentifikasikan belum ada kebijakan pengetatan moneter dari ECB. Jajak pendapat Reuters yang dilakukan pada bulan April lalu, ECB  diperkirakan akan keluar dari program quantitative easing dan akan menaikkan suku bunganya pada tahun 2019. Itu bisa terjadi jika pertumbuhan inflasi zona euro dapat mencapai target.

Survey IHS Markit, pertumbuhan ekonomi di Jerman - sebagai negara ekonomi terbesar zona euro - membukukan perlambatan yang tajam sejak 20 bulan terakhir. Selain itu Perancis - sebagai negara ekonomi kedua terbesar zona euro - juga mengalami perlambatan pertumbuhan selama satu setengah tahun. Terlihat dari tingkat pengangguran Perancis bertambah selama tiga bulan berturut-turut pada tahun 2018.
Selama kuartal kedua ini, perekonomian zona euro pada bulan April hanya tumbuh 0,4%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%. Untuk laju pertumbuhan inflasi hanya tumbuh 1,2% di bulan April, masih dianggap terlalu jauh dari target ECB yaitu 2%.

Dari AS, USD masih mengalami penguatan terbatas, dimana The Fed meeting menyatakan akan ada kenaikan tingkat suku bunga di bulan Juni masih memperlihatkan penguatan US Dollar terhadap sejumlah mayoritas mata uang di tengah isu perdagangan AS dengan China.


Rilis Data untuk hari ini (Survey/Prior):
- NZ Trade Balance MoM (actual 263M Vs Actual 200M)
- EU Germany GDP YoY (1.6%/1.6%)
- EU Germany GDP QoQ (0.3%/0.3%)
- EU ECB Monetery Policy Meeting Accounts
- UK Retail Sales MoM (0.8%/-1.2%)
- US FOMC Member Dudley Speaks
- US Initial Jobless Claims (220K/222K)
- US Existing Home Sales (5.56M/5.6M)

Dari Pasar Domestik, Spot USD/IDR dibuka pada level 14,155/14,165, diperdagangkan dalam rentang 14,165-14,215, dan ditutup pada level 14,202/14,212. JISDOR berada pada level 14,192. Dari pasar obligasi, Harga SUN benchmark diperdagangkan melemah 35 – 110 bps hari ini setelah adanya tambahan suplai pasca Kementrian Keuangan memenangkan total IDR 15 Triliun pada lelang SBN hari ini. Adapun total incoming bid mencapai IDR 31.48 Triliun. Pada sesi pagi hari, SUN benchmark 10Yr (FR0064) diperdagangkan pada level 7.46% dan ditutup pada level 7.52% setelah pemerintah menyerap FR0064 pada level tertinggi 7.50%
IHSG ditutup menguat 40.88 poin (+0.71%) pada level 5,792. Dari bursa saham regional,mayoritas mengalami pelemahan dimana Nikkei 225 turun 270.60 poin (-1.18%) ke level 22,689.74, Hang Seng melemah 568.71 poin (-1.82%) ke level 30,665.64, dan Index Strait Times melemah 46.91 poin (-1.32%) ke level 3,496.27.

Hot Topics

Abenomics (1) Analisis Ekonomi Makro (13) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (16) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (36) Belajar Trading Forex (88) Bitcoin (4) Blockchain (4) Brexit Deal (27) Bursa Saham Amerika Serikat (5) Cadangan Devisa Indonesia (14) Cash Transaction (9) Credit Default Swap (4) Cryptocurrency (8) Cryptokittens (3) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (40) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (15) Ekonomi Amerika Serikat (8) Ekonomi ASEAN (13) Ekonomi China (24) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (5) Ekonomi Proteksionis (24) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (26) Entrepreneur (21) Ether (2) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (15) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (17) Indikator Makro Ekonomi (139) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (145) Info Kurs Rupiah US Dollar (51) Info Kurs Valas Hari Ini (306) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (137) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (47) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (27) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (20) Kurs Pound Sterling (21) Likuiditas Keuangan Negara (53) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (178) Neraca Perdagangan Indonesia (2) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (18) Pasar Saham Asia Tenggara (4) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (60) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (32) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (95) Produk Domestik Bruto (22) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (25) Resesi Ekonomi Global (21) Safe Haven Currency JPY (5) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (4) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (3) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (4) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (57) Suku Bunga USD The Fed (85) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (22) Trade Balance Indonesia (2) Transaksi Forex Swap (3) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (10) Yield Obligasi (20)