Thursday, February 7, 2019

Inilah 5 Rahasia Umum Investasi di Bidang Real Estate Yang Sangat Menarik


Bicara tentang peningkatan imbal hasil investasi dana mengendap yang anda miliki, Di era modern saat ini ada banyak media atau layanan yang bervariasi dan berbeda yang dapat Anda manfaatkan untuk optimalisasi dana anda, termasuk investasi saham, pembelian obligasi, tabungan, investasi reksadana, penempatan deposito, investasi mata uang, investasi Bitcoin, investasi di sektor komoditas, dan tentu saja, investasi real estate atau perumahan tanah dan bangunan. Ada aspek positif dan negatif dari setiap opsi investasi yang anda pilih, Untuk kali ini kita pelajari lebih dalam investasi di bidang real estate

Siapa pun dapat berinvestasi di real estate dan sekarang adalah salah satu saat terbaik untuk mempelajari caranya. Nilai properti di seluruh negara berkembang, dalam hal ini utamanya di Indonesia cukup bagus peningkatan harganya. memang saat ini nilai sebuah rumah semakin melambung harganya, terutama segmen perumahan tanah dan bangunan (landed house), tapi salah satu investasi yang menurut kami bersifat principal protected dan dipastikan keuntungan didapat dari kenaikan harga yang cukup signifikan setidaknya pada lima tahun kedepan

baca juga: Cara meningkatkan imbal hasil investasi dengan tepat guna

Mari kita meluangkan sedikit waktu untuk mendidik diri sendiri tentang keuntungan berinvestasi di bidang real estate dan Anda akan menemukan bahwa dengan beberapa pengetahuan yang kami jelaskan ini, Anda tidak ragu lagi dan merasa khawatir tentang prospek investasi real estate

Mari kita lihat 5 alasan utama untuk berinvestasi di bidang real estate

1. Arus Kas - apakah Anda membeli dengan semua uang tunai atau menggunakan pembiayaan KPR dari bank, pada umumnya pembeli perumahan melalui pembiayaan dari bank dengan sistem kredit konsumtif yang dinamakan Kredit Pinjaman Rumah, Arus Kas Positif adalah alasan utama untuk investasi real estate, arus kas bulanan yang positif akan terjadi ketika utang KPR bulanan anda dikurangi dari pemasukan sewa bulanan. Dengan demikian memberi Anda penghasilan bulanan dari investasi real estat Anda. melalui uang sewa dari penyewa real estate anda

baca juga : Cara pembelian investasi sukuk tabungan syariah

2. Kenaikan Harga Rumah - Kenaikan harga rumah disebabkan oleh peningkatan nilai properti dari awal pembelian sampai beberapa waktu ke depan sesuai dengan harga pasar terbaru, yang umumnya terjadi seiring waktu dan dapat ditingkatkan oleh investor dengan menambah nilai properti melalui renovasi bangunan dan peningkatan fungsi rumah (bisa digunakan usaha, bisnis kos-kosan dsb). Ini juga merupakan cara untuk menciptakan kenaikan nilai ekuitas di properti yang anda miliki

3. Depresiasi - Bahkan dengan peningkatan harga nilai properti, penetapan pajak bumi dan bangunan bersifat sama nilainya setiap tahun, dari tahun ke tahun

baca juga: Cara pemerintah mengendalikan Inflasi

4. Manfaat Pajak - Selain depresiasi, seorang investor real estate biasanya dapat mengklaim bagian beban bunga pinjaman dari pembayaran KPR bulanannya sebagai obyek pengurang pajak.

5. Leverage - Leverage adalah alasan kuat untuk berinvestasi di real estate. begini sedikit penjelasan makna Leverage dalam hal ini, Jika seorang investor menggunakan uang tunai 100% untuk memperoleh rumah senilai Rp 100 Juta, dan rumah itu naik nilainya sebesar Rp 5 Juta dalam satu tahun, maka investor menghasilkan pengembalian pasti senilai 5% (dengan asumsi tidak ada biaya lain dalam hal ini). Namun, jika investor memperoleh pembiayaan 80%, hanya Rp 20 Juta uang tunai yang diperlukan untuk pembelian ke developer property, kemudian bank atau pemberi pinjaman lain akan meminjamkan Rp. 80 Juta sisanya untuk memperoleh properti, dan Anda sudah memiliki rumah, bisa langsung menempati dengan leluasa tanpa bingung biaya sewa kontrak, atau mungkin akan mendapat manfaat pemasukan dari penyewa rumah (jika rumah anda sewakan)

Dengan asumsi peningkatan Rp 5 Juta yang sama dalam nilainya, kontribusi tunai investor sebesar Rp 20 Juta akan menghasilkan peningkatan ekuitas sebesar Rp 25 Juta dalam satu tahun, pengembalian investasi 25%. Investor dapat mengambil keuntungan dari manfaat lain dari investasi di real estate, seperti arus kas, juga peningkatan harga tanah dan bagunan bisa menjadi jauh lebih besar.

Dengan contoh di atas, jika investor mampu menghasilkan, bahkan pemasukan dengan nilai sejumlah arus kas konservatif per bulan sebesar Rp 200 ribu, ini akan menghasilkan tambahan Rp 2.4 Juta per tahun yang ditambahkan pada kenaikan harga property yang meningkat. Bahkan jika nilai properti tetap stabil tanpa kenaikan harga, Anda masih akan melihat pengembalian positif atas investasi Anda.

Jika kita memasuki era suku bunga rendah untuk pembiayaan, Anda dapat melihat betapa mudahnya mengakumulasi kekayaan dan menjadi investor real estate yang sukses, dan tentunya segala resiko harus terukur dengan baik

Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (4) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (31) Belajar Trading Forex (78) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (16) Cadangan Devisa Indonesia (5) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (2) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (36) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (13) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (15) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (3) Ekonomi Proteksionis (12) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (15) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (2) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (10) Harga Minyak (44) Imbal Hasil Obligasi (15) Indikator Makro Ekonomi (119) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (125) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (268) Info Special Rate Valuta Asing (129) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (20) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (18) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (11) Kurs Pound Sterling (11) Likuiditas Keuangan Negara (49) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (172) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (16) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (43) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (21) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (8) Pertumbuhan Ekonomi China (7) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (22) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (60) Produk Domestik Bruto (19) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (16) Resesi Ekonomi Global (15) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (1) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (36) Suku Bunga Rendah (53) Suku Bunga USD The Fed (70) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (18) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (7) Yield Obligasi (17)