Tuesday, September 1, 2020

Bagaimana Prediksi Kurs Dollar Rupiah Pasca Fed Meeting ?

Prediksi kurs Dollar Rupiah hari ini akan diwarnai penguatan USD secara terbatas, dibuka di level 14550/14650, kecenderungan akan diperdagangkan di level 14550/14700

Dari Pasar FX Eropa, kemarin EUR kembali menguat ke level tertinggi dalam dua tahun dari level 1.1840 ke level 1.1940, di dukung oleh pernyataan dovish chairman Vice Chair The Fed Richard Clarida yang mengatakan capping pada yield US treasury tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan. Senada dengan  pernyataan Chairman The Fed Powells, Claida menambahkan bahwa kebijakan moneter tidak terbatas hanya melihat pada angka pengangguran melainkan bagaimana pengaruh pekerjaan terhadap inflasi yang selama ini menjadi acuan The Fed untuk memutuskan kebijakan moneter. Indeks USD (DXY) ke melemah 0,30% ke level 92.00. 

Sementara itu, Dari Pasar Asia kemarin, data manufaktur China di prediksi sedikit melambat 52.6 vs 52.8 di bulan Agustus ini dikarenakan bencana banjir yang menerpa sebagian wilayah selatan China. Sebagai tambahan ekonomi china yang sempat anjlok di awal tahun dapat kembali rebound dengan daya dukung konsumsi domestik dan kemampuan produksi yang terus meningkat selepas fase lockdown di hentikan. 

Dari Tokyo dilaporkan, kurs valas USD/JPY masih bergerak ranging di level 105.80 dengan masih berjalan nya proses politik menjelang terpilihnya Perdana Mentri Jepang yang baru. Dari Australia dilaporkan, Royal Bank of Australia di prediksi tidak akan merubah kebijakan moneternya di tengah tengah kembali meningkatnya kasus covid-19 di Australia, AUD/USD menguat kelevel 0.7380 setelah sebelumnya berada pada level 0.7340.


No comments:

Post a Comment