Friday, January 22, 2021

Bagaimana Prediksi Kurs Rupiah Pasca Dilantiknya Presiden AS Terpilih Joe Biden ?

Bagaimana Prediksi Kurs Rupiah

Pasca dilantiknya presiden AS Joe Biden terjadi beberapa sentimen positif di pasar keuangan global, Mata uang USD melemah terhadap mata uang G7 dimana indeks USD (DXY) turun 0.42% ke level 90.10, EUR/USD naik 0.29% ke level 1.2168. GBP/USD juga menguat terbatas 0.3% ke level 1.3736 di pagi hari ini. Untuk mata uang di Kawasan Asia Pasifik mengalami kenaikan seperti USD/JPY yang melemah 0.03% ke level 103.50. AUD/USD menguat terbatas 0.03% ke level 0.7767 pada pagi hari ini. 


Beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satu nya yaitu Jobless claim di AS turun minggu lalu tetapi tetap pada tingkat historis yang tinggi karena pandemi Covid-19 terus memakan korban. Departemen Tenaga Kerja mengatakan Initial Jobless Claim turun menjadi 900.000 dari 926.000 pada minggu sebelumnya - angka yang direvisi turun dari perkiraan awal 965.000.

Presiden AS terpilih yang baru saja dilantik Presiden Joe Biden meluncurkan inisiatif pada hari Kamis kemarin untuk mengendalikan pandemi COVID-19 yang semakin memburuk (penggunaan masker pada transportasi public dan tempat public dan juga protocol Kesehatan lainnya), hal ini merupakan prioritas utamanya pada hari penuh pertamanya di Gedung Putih ketika ia mencoba untuk memperbaiki kendala pada masa kepemimpinan Donald Trump.

Sementara itu dari benua biru Eropa, bank sentral Eropa ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level 0%. Sebelumnya juga, ECB memutuskan untuk memperpanjang stimulus hingga tahun depan (2022) di bulan Desember. Hal ini bertujuan agar pemerintah dapat menjaga ekonomi sampai bisnis dapat dilanjutkan seperti biasa. Namun demikian, Christine Lagarde memperingatkan bahwa peningkatan kasus baru dan pembatasan aktivitas akan mengurangi aktivitas ekonomi dalam waktu dekat dan mengatakan bahwa ECB siap untuk memberikan dukungan untuk ekonomi jika diperlukan.

Lalu bagaimana prediksi kurs Dollar Rupiah, diperkirakan Rupiah akan melanjutkan penguatan meski secara perlahan namun pasti, pun juga demikian Bank Indonesia resmi mempertahankan suku bunga acuannya di level 3.75% pada hasil RDG nya kemarin setelah BI melihat perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga. 

Prediksi kurs Dollar Rupiah diperkirakan akan diperdagangkan di level 14000/14100 dengan kecenderungan penguatan Rupiah secara terbatas 

No comments:

Post a Comment