Monday, August 20, 2018

Kurs Rupiah sedikit menguat, Ancaman krisis ekonomi Turki masih membayangi


Rupiah sedikit menguat imbas dari koreksi terbatas US dollar terhadap mata uang utama lainnya, hari ini diperdagangkan di level 14550/14620, Dari Pasar FX Global, USD diperdagangkan melemah pada Jumat lalu di saat investor menunggu  hasil pembicaraan mengenai kelanjutan isu perdagangan antara Cina dan Amerika. Dari data ekonomi, US University of Michigan Consumer Sentiment Index dirilis lebih buruk 95.3 dibanding periode sebelumnya 97.9.

baca juga: Perbankan Eropa terdampak krisis Turki

Kurs US Dollar indeks (DXY) berada pada level 96.11, turun 0.56% dari hari sebelumnya. Lira Turki masih diperdagangkan melemah 8.5% terhadap USD, ke level 6.3 per USD, sedikit pulih dari level terendah 7.3 pada awal minggu lalu. Pelemahan Lira mendorong pelemahan mata uang emerging market lainnya terhadap USD, yang membuat pelaku pasar berjaga-jaga dan beralih pada mata uang safe haven.

baca juga: Pertumbuhan ekonomi zona Eropa melambat

Krisis Turki-Amerika membuat investor berekspektasi bahwa hal tersebut dapat menutup ekspektasi bahwa pertemuan US-Cina dapat meredakan kekhawatiran mengenai perang dagang. Euro diperdagangkan sedikit menguat ke level 1.1435, naik 0.55% dari level terendah 13 bulan awal minggu ini.


Hot Topics

Abenomics (1) Angka Inflasi (1) Asuransi Jiwa (3) Bank Indonesia (10) Bank of England (1) Bank of Japan (2) Basic Forex Trading (33) Belajar Trading Forex (80) Bitcoin (3) Blockchain (3) Brexit Deal (19) Bursa Saham Amerika Serikat (2) Cadangan Devisa Indonesia (11) Cash Transaction (7) Credit Default Swap (3) Cryptocurrency (3) Cryptokittens (2) Dana Pensiun (6) Dasar Forex Trading (38) Day Trader (65) Deflasi di Jepang (14) Ekonomi ASEAN (12) Ekonomi China (17) Ekonomi India (1) Ekonomi Jepang (4) Ekonomi Proteksionis (15) Ekonomi Singapore (2) Ekonomi Zona Eropa (18) Entrepreneur (21) Ether (1) Fintech (1) Fitch Rating Agency (3) Forex Trading Platform (35) Global Bonds USD (11) Harga Minyak (45) Imbal Hasil Obligasi (15) Indikator Makro Ekonomi (126) Inflasi Volatile Food (1) Info Ekonomi Indonesia Terkini (133) Info Kurs Rupiah US Dollar (50) Info Kurs Valas Hari Ini (279) Info Special Rate Valuta Asing (130) Investasi (136) Investasi Apartment (1) Investasi Non Migas (21) Investasi Real Estate (1) Investasi Rumah Villa (1) Investor (46) Ketentuan Umum Structured Product (2) Krisis Hutang Yunani (13) Krisis Hutang Zona Eropa (20) Krisis Moneter Turki (11) Kurs EUR US Dollar (12) Kurs Pound Sterling (12) Likuiditas Keuangan Negara (52) Mata Uang Digital (2) Moneter dan Perbankan Indonesia (174) Obligasi Ritel Indonesia (2) Pasar Obligasi (16) Pasar Saham Asia Tenggara (3) Pedoman Transaksi Treasury (2) Perang Tarif Dagang Amerika Serikat dan China (46) Perang Tarif Perdagangan Amerika Serikat dan China (22) Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara (10) Pertumbuhan Ekonomi China (8) Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa (26) Prediksi Kurs Dollar Rupiah (69) Produk Domestik Bruto (20) Realisasi Tax Amnesty (5) Referendum Brexit (19) Resesi Ekonomi Global (17) Safe Haven Currency JPY (4) Saving Bond Ritel (3) SBN Ritel Indonesia (3) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (77) Strategi Investasi (2) Strategi Investasi Property (1) Structured Product bagi Perbankan (2) Structured Product di Indonesia (3) Suku Bunga Negatif (37) Suku Bunga Rendah (56) Suku Bunga USD The Fed (77) Sukuk Ritel (2) Sukuk Tabungan (2) Surat Berharga Negara (3) Surat Utang Negara (3) Tax Amnesty di Indonesia (14) Tingkat Suku Bunga (19) Transaksi Forex Swap (1) Undang-undang Pengampunan Pajak (4) US Treasury Notes (7) Yield Obligasi (17)